Virus Corona di Jambi
Tindak Kriminalitas Jelang Lebaran Meningkat, Kapolres Muarojambi Minta Masyarakat Waspada
Ardiyanto mengatakan, selain menghindari tindak kejahatan, juga untuk melakukan pencegahan penyebaran dari wabah Covid-19.
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Bulan Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 membuat tindak kriminalitas di sejumlah wilayah Provinsi Jambi meningkat, khususnya di Kabupaten Muarojambi.
Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muarojambi untuk bisa mencegah terjadinya tindakan berkaitan hukum pidana seperti Curas. Setidaknya, masyarakat jangan menjadi target pelaku kejahatan tersebut.
"Masyarakat harus lebih waspada dan menghindari tempat-tempat rawan terjadinya curas seperti jalanan sepi pada malam hari, kalau memang tidak penting tidak usah keluar rumah pada malam hari apalagi pada situasi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19," katanya Kamis (30/4/2020).
• Apakah Itu BNT162? Uji Coba Vaksin Virus Corona ke Manusia Dimulai Perusahaan Jerman
• Kocak! Ini Foto-foto Halu Warga Dunia yangt Rindu Traveling, Dari Naik Sofa Hingga Jadi Orang Utan
• Bandingkan Ukuran Pinggang Gisella Anastasia denga Luna Maya dan Nia Ramadhani, Ternyata Jauh
Ardiyanto mengatakan, selain menghindari tindak kejahatan, juga untuk melakukan pencegahan penyebaran dari wabah Covid-19.
"Apabila kita menetap di rumah, bisa jadi kita terhindar dari ancaman pencurian dan tindak kejahatan lainnya, selain itu saya juga mengimbau kepada masyarakat tidak memakai benda-benda berharga saat berkendara baik motor ataupun mobil, yang dapat mengundang para pelaku kejahatan," sebutnya.
Ia juga berpesan, untuk masyarakat yang mau mengambil uang ke bank maupun ATM terlebih dahulu lihat situasi sekeliling tempat, agar tidak terjadi hal yang di luar dugaan.
Kemudian, apabila mengambil uang dalam jumlah besar takut membawanya silahkan masyarakat untuk menghubungi kantor polisi terdekat untuk meminta bantuan melakukan pengawalan.
"Apalagi mau masuk hari raya Idul Fitri biasanya masyarakat mengambil uang dalam jumlah besar, jika takut membawanya silakan minta bantu pengawalan pihak kepolisian terdekat secara gratis," jelasnya. (Hasbi Sabirin)