Berita Tanjab Barat
Polres Tanjabbar Press Rilis Ungkap Kasus Penemuan Kerangka Mayat
Lebih lanjut diterangkannya bahwa dalam proses penyidikan pihaknya menerima tiga laporan adanya orang hilang. Namun, hanya ada satu keluarga yang...
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Polres Tanjabbar melakukan press rilis terkait kasus penemuan kerangka mayat yang sempat menggegerkan masyarakat di perbatasan antara Desa Muntialo dan Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjabbar.
Rilis dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro di Mapolres, Kamis (29/4/2020). Ia didampingi oleh Kasat Reskrim, AKP Jan Manto Hasiholan.
Guntur menyebutkan bahwa penemuan kerangka tulang dan tengkorak manusia tersebut pada Senin (20/4/2020) lalu.
• Kabar Terbaru Stok Pangan di Indonesia Mulai Defisit, Presiden Jokowi: Stok Beras Defisit 7 Provinsi
• VIDEO Detik-detik Pasien COVID-19 yang Dirawat di Ruang Isolasi RSUP Persahabatan Kabur
• Ingin Jadi Travel yang Tak Merusak Lingkungan, Ini Daftar Barang yang Wajib Kamu Bawa
"Setelah melalui serangkaian tidakan penyidikan dan penyelidikan. Kami sudah berhasil mengungkap identitas dari tulang dan tengkorak yang ada di TKP," katanya.
Lebih lanjut diterangkannya bahwa dalam proses penyidikan pihaknya menerima tiga laporan adanya orang hilang. Namun, hanya ada satu keluarga yang memiliki keterangan dan sesuai dengan barang bukti yang ditemukan di TKP.
"Dari tiga keluarga itu, ada satu keluarga yang sinkron dan mirip antara properti yang digunakan serta perjalanan dari korban tersebut," ungkapnya.
Adapun barang bukti yang paling dikenal oleh orang tua korban yaitu sendal, baju dan cincin yang ditemukan di TKP.
Atas tiga barang tersebutlah orang tua korban meyakini bahwa kerangka dan tengkorak tersebut merupakan anaknya yang hilang sejak Februari lalu.
"Saat ini diduga tengkorak yang kita temukan adalah almarhum saudari INberusia 18 tahun masih sekolah kelas 3 di SMP di Betara," pungkas Kapolres. (Samsul)