Virus Corona
Demi Pulang Kampung Saat Lockdown, Seorang Pria di India Nyamar Jadi Pedagang Bawang, Berhasilkah?
Demi bisa pulang kampung seorang pria di India rela menyamar jadi pedagang bawang, simak kisahnya di sini.
TRIBUNJAMBI.COM, INDIA - Demi bisa pulang kampung seorang pria di India rela menyamar jadi pedagang bawang, simak kisahnya di sini.
Prem Murti Pandey nekat melakukan aksi tersebut lantaran adanya aturan lockdown atau karantina wilayah.
Sebagaimana yang diketahui, pandemi Covid-19 atau virus corona menyebabkan otoritas India menerapkan aturan lockdown secara ketat.
• Materi dan Jadwal Belajar dari Rumah TVRI PAUD-SMA,Rabu 29 April 2020, Link Live Streaming TVRI
Kondisi inilah yang kemudian mendorong Prem untuk melakukan aksi nekat tersebut.
Pria yang diketahui merupakan pegawai di bandara Mumbai itu mengaku ketakutan melihat data kasus virus corona.
"Saya terjebak di Mumbai. Sementara melihat angka kasus yang dilaporkan di kota itu, saya menjadi ketakutan dan tidak punya pilihan selain kembali pulang," kata Prem sebagaimana diwartakan CNN.
• Doa Buka Puasa & Jadwal Azan Magrib Selasa (28/4) di Jambi dan 33 Kota di Indonesia

Nekat menyamar dengan membawa 28 ton bawang
Dirinya lantas membeli 28 ton bawang serta menyewa truk dan sopir untuk melakukan aksinya tersebut.
Berkat penyamarannya, Prem bisa tiba di kampung halamannya di Prayagraj, India bagian utara setelah melakukan perjalanan sejauh 1.400 km dari Mumbai.
"Kami membeli bawang dari pasar sayuran di dekat Mumbai, dan berdalih sebagai pengirim bawang, (sehingga dapat) melintasi tiga negara bagian dan tiba di rumah setelah berkendara selama tiga hari," terangnya.
Untuk diketahui, aturan lockdown di India masih memungkinkan kendaraan pengirim produk makanan untuk melintasi perbatasan negara bagian.
• Siapa Sebenarnya Artis TikTok Reemar? Sampai Diserang Warganet Indonesia Karena Parasnya yang Cantik
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian mengatakan jika Prem telah dikirim ke pusat karantina pada Sabtu (25/4/2020) lalu.
"Dia tidak menunjukkan gejala apapun berkaitan dengan virus corona, namun ia ditempatkan di pusat karantina selama dua pekan sebagai langkah pencegahan," kata petugas kepolisian di Prayagraj.

India catat 29 ribu kasus positif per Selasa ini
Sementara itu, berdasar laporan data pada laman Johns Hopkins University (JHU), per Selasa (28/4/2020) ini India mencatat total 29.451 kasus positif virus corona.