Virus Corona di Jambi
Bupati Sarolangun Ancam Tak Cairkan Dana Desa, Ternyata Masalah Ini Jadi Penyebabnya
Bupati Sarolangun, Cek Endra mengaku jika saat ini ia masih mendengar bahwa ada masyarakat terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Bupati Sarolangun, Cek Endra mengaku jika saat ini ia masih mendengar bahwa ada masyarakat terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan.
Menyikapi itu, Bupati meminta kepada para kepala desa untuk lebih aktif mendata warganya yang terdampak Covid-19 dari segi ekonomi.
"Masalah bantuan untuk masyarakat miskin kita akan berikan. Saya imbau kepala desa dan semua pihak agar menyampaikan data secara ril terkait calon penerima," katanya, Senin (27/4).
• Pemkab Tebo Umumkan Besaran Zakat Fitrah Tahun Ini, Terendah Rp 25 Ribu
• Antisipasi Covid-19, Pasar Bedug di Batanghari Resmi Ditiadakan, Pedagang Boleh Jualan di Rumah
• Update Corona 27 April 2020 di Indonesia, Tambah 214 Orang, Begini Kondisi Tiap Provinsi
Bahkan, Bupati akan memanggil seluruh kepala desa dan membicarakan hal ini bersama pihak terkait.
Tidak hanya menyangkut bantuan untuk masyarakat, tetapi bagaimana pihak desa menyikapi pencegahan Covid -19 di wilayahnya.
"Besok kita panggil semua kepala desa, baik dalam rangka memutus Covid-19 dan masyarakat miskin yang belum dapat bantuan,"katanya.
Atas hal itu, Bupati akan mengancam jika tidak akan mencairkan Dana Desa jika tidak melaksanakan arahan pemerintah kabupaten dalam pencegahan covid dan penyaluran bantuan bagi masyarakat miskin.
"Pencairan dana desa tidak akan kita cairkan kalau memang masih tidak melayani, dari 159 desa, sekarang baru 69 yang melaporkan itu (data bantuan warga)," ujarnya.