Wajib Kamu Catat! Begini Penjelasan Ahli Gizi Soal Ngeteh Disaat Sahur dan Buka Puasa Ramadhan
Teh tak hanya baik dikonsumsi saat berbuka puasa. Namun, teh manis juga bisa dikonsumsi saat sahur. Akan tetapi
TRIBUNJAMBI.COM - Hampir semua masyarakat di Indonesia sangat menyukai minuman teh.
Menikmati secangkir teh hangat untuk berbuka puasa di Ramadhan 2020 ini tentu menjadi kenikmatan tersendiri.
Atau, menikmati secangkir teh saat sedang bersahur karena tidak bisa menikmati teh pagi di bulan Ramadhan 2020.
Melansir Kompas.com, Sabtu (25/4/2020), sebuah penelitian di Inggris mengungkap bahwa tiga cangkir teh dalam sehari dapat menjaga kesehatan lebih baik daripada minum air biasa.
• Kode Keras Luna Maya untuk Ariel NOAH, Sebut Pintu Hatinya Sudah Terbuka: Kalau Masih Umur Panjang!
• Ini Hal yang Bisa Batalkan Puasa, Sering Dilupakan Padahal Sesuai Hadist Rasullulah SAW, Wajib Tahu
• Ingat Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan? Fakta Baru Ditemukan, Istri Cemburu Pada Aspri Cantik Korban
• Deretan Resep Menu Praktis Untuk Sahur dan Buka Puasa, Tidak Ribet Cuma 30 Menit Lama Pembuatannya
Selain dapat memenuhi kebutuhan cairan, teh juga mengurangi risiko penyakit kanker dan jantung.
Sebuah interview yang dilakukan BBC bersama Dr. Ruxton yang merupakan seorang ahli gizi mendukung pendapat ini.
Ia mengatakan bahwa teh memiliki khasiat lebih dibandingkan air biasa karena mengandung antioksidan.
Di bulan Ramadhan ini, banyak ornag memilih mengonsumsi teh manis hangat untuk sahur maupun berbuka.
Melansir Grid Hype, dr. Grace Judio-Kahl selaku pakar nutrisi mengatakan, ada dua manfaat yang bisa diperoleh dari minuman teh saat berpuasa.

Pertama yaitu manfaat dari teh itu sendiri dan yang kedua dari airnya.
Teh tak hanya baik dikonsumsi saat berbuka puasa.
Namun, teh manis juga bisa dikonsumsi saat sahur.
Akan tetapi, ada baiknya untuk mengonsumsi teh dalam keadaan hangat.
Bukan dingin atau dalam bentuk es teh.
Dr. Grace juga menambahkan, sebaiknya teh yang dikonsumsi tidak terlalu kental.
Hal ini dikarenakan teh kental memiliki kadar kafein tinggi.
Hal ini dapat memicu risiko maag.
Meski mengonsumsi teh diperbolehkan saat berbuka dan sahur, namun kita juga tetap harus mencukupi kebutuhan air putih sebanyak 8-10 gelas perhari.
(*)