MotoGP 2020
Jadwal MotoGP 2020 Berubah Lagi, Sebelumnya MotoGP Belanda Dijadwalkan 28 Juni
Sejak awal musim, belum ada satu pun seri MotoGP yang bisa digelar, kecuali kelas Moto2 dan Moto3 di GP Qatar.
TRIBUNJAMBI.COM, AMSTERDAM - Akhirnya jadwal MotoGP 2020 berubah lagi.
Belum meredanya pandemi Covid-19 membuat ajang balapan kuda besi terpopuler di dunia ini belum bisa digelar.
Sejak awal musim, belum ada satu pun seri MotoGP yang bisa digelar, kecuali kelas Moto2 dan Moto3 di GP Qatar.
• Lowongan Kerja Lulusan SMA, D3, S1 - PT PNM, Angkasa Pura, Alfamidi, Cek Syarat & Link Daftar
• Demi Cerai dengan Kiwil, Meggy Wulandari Lakukan Ini ke Kuasa Hukumnya Agar Dikabulkan di Pengadilan
• Tingkatkan Kekebalan Tubuh untuk Tangkal Virus Corona, Ini Saran Peneliti dari Universitas Jambi
Terakhir, GP Belanda yang dijadwalkan akan berlangsung pada 28 Juni terancam batal setelah pemerintah Belanda memperpanjang larangan event olahraga hingga 1 September 2020.
Pengumuman Pemerintah Belanda memperpanjang larangan event olahraga di Negeri Tulip sampai setidaknya 1 September 2020, disampaikan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, Rabu (22/4/2020) dini hari WIB.
Pemerintah Belanda memperpanjang larangan event olahraga berskala besar setelah mendapat nasihat dari Outbreak Management Team (OMT).
"Mengizinkan event-event untuk tetap berlangsung akan menyebabkan risiko penyebaran virus terallu cepat dan lebar," tulis pernyataan OMT.
Alhasil, Perdana Meteri Mark Rutte memperpanjang larangan tersebut yang tadinya berakhir pada 1 Juni menjadi 1 September.
"Kami melakukan ini karena tak dapat mengambil risiko untuk tiga bulan ke depan dan karena kami ingin memperjelas peran kepada para penyelenggara.
Hal ini juga berarti bahwa sepak bola profesional tak akan berlanjut hingga 1 September," ujarnya seperti dikutip dari Motorsport.com.

"Kita tak bisa berhenti melakukan pengorbanan ini mengingat semua konsekuensi yang dapat diakibatkan oleh krisis ini terhadap kesehatan banyak orang. Saya berharap semua orang akan paham," tuturnya lagi.
Hal ini merupakan pukulan tambahan bagi MotoGP karena seri di Sirkuit Assen yang dijadwalkan pada 28 Juni tersebut sedarinya akan diplot menjadi pembuka musim Kejuaraan Dunia 2020.
Balapan di Sirkuit Assen menjadi seri keenam yang ditunda dengan belum ada tanggal pengganti setelah MotoGP Spanyol (Jerez), Perancis, Italia, Catalunya, dan Jerman.
Sementara, MotoGP Qatar telah dibatalkan. Kabar penundaan MotoGP Belanda datang beberapa hari setelah Pemerintah Jerman melarang event berskala besar hingga 31 Agustus yang menyebabkan balapan di Sachsenring ditunda. MotoGP Jerman rencananya bergulir pada 21 Juni.
Setidaknya, hal ini tidak membuat promotor Assen, bagian dari kalender grand prix sejak musim perdana pada 1949, panik.
"Kami memang tidak berpikir untuk bisa melakukan event yang bakal mengumpulkan 100.000 orang sampai titik ini. Oleh karena itu, Dorna bakal mencoba kalendar Kejuaraan Dunia yang bakal dimulai pada Agustus," tuturnya seperti dikutip dari Speedweek.
Ia juga mengutarakan Sirkuit Assen bakal bertahan dari kesulitan finansial kalau pun MotoGP Belanda terpaksa dibatalkan tahun ini.
Hal ini karena event tersebut termasuk salah satu yang paling sukses sepanjang pagelaran MotoGP.
"Balapan di Assen selalu sukses, jadi tidak ada kekhawatiran berlebih apabila seri musim ini dibatalkan," ujarnya lagi.
Musim lalu, Sirkuit Assen mencatatkan penonton terbanyak dari semua seri balapan lain sepanjang Kejuaraan Dunia MotoGP 2019 dengan 105.000 hadirin.
Alhasil, jadwal pembuka musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 sejauh ini adalah MotoGP Finlandia. Balapan debut di Kymi Ring, Litti, tersebut rencananya bergulir pada 12 Juli.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadwal MotoGP 2020 Mundur Lagi, GP Belanda Dipastikan Ditunda"
TRIBUNJAMBI.COM - Muncul opsi MotoGP 2020 digelar tertutup tanpa penonton.
Opsi ini dilontarkan oleh Dorna sports selaku pihak penyelenggara MotoGP.
Dorna saat ini sedang mempersiapkan jumlah staf yang minim dan protokol pengujian virus corona agar mendapat lampu hijau dari pihak berwenang untuk menyelenggarakan balapan MotoGP 2020.
Kapan dan di mana musim MotoGP 2020 akan dimulai masih belum jelas.
• VIDEO Viral, Detik-detik Aksi Kejar-kejaran Polisi dengan Begal, Tembak Pelaku, Begini Akhirnya
• Ribuan Cacing Keluar dari Tanah, Benarkah Pertanda Akan Terjadi Bencana Besar? Begini Penjelasannya
Tetapi, rencana membuat balapan tertutup sedang disiapkan tanpa penggemar dan hanya staf penting yang ada di sirkuit.
Untuk mencoba dan mendapatkan persetujuan pemerintah, MotoGP perlu memberikan angka yang tepat kepada pihak berwenang tentang berapa banyak orang yang akan hadir dan informasi dari mana mereka akan bepergian.
Sebuah email telah dikirim ke tim awal pekan ini untuk meminta daftar staf minimum yang mereka perlukan untuk ikut serta secara aman dalam balapan tertutup di Eropa.
"Kami sedang mempersiapkan protokol bersama dengan otoritas terkait, misalnya Dewan Olahraga di Spanyol dan Komite Olimpiade Italia."
"Kami juga siapkan laboratorium berbeda sehingga dapat digunakan untuk mengontrol seluruh paddock," kata Ezpeleta.
"Kami telah menugaskan melalui perusahaan yang dimiliki oleh Bridgepoint (pemilik Dorna) kemungkinan melakukan 10.000 uji virus corona untuk menguji seluruh keluarga MotoGP sebelum dan sesudah balapan setiap hari," tutur Ezpeleta dikutip dari Crash.
• Ramalan Zodiak Hari Ini 20 April 2020, Kisah Asmara Aries Lagi Memburuk, Cancer Perbaiki Komunikasi
• Kenali Perbedaan Gejala Batuk Biasa dengan Virus Corona Covid-19, Sama Seperti Flu? Ternyata Begini
"Dalam skenario yang sekarang kami pikirkan, akan ada balapan tertutup dengan personel yang terbatas."
Pada perkiraan sebelumnya menunjukkan total sekitar 1.000 staf inti masih akan diperlukan untuk balapan tertutup.
Ezpeleta mengungkapkan bahwa balasan dari tim peserta MotoGP sejauh ini menunjukkan bahwa sebanyak 40 orang per tim pabrikan MotoGP dan 25 orang per satelit sebagai jumlah minimum.
Namun, ada beberapa anggota staf yang akan bekerja untuk kedua tim tersebut.
Sponsor, humas, dan media tidak akan hadir meskipun perusahaan TV mungkin diizinkan satu orang di lintasan dan sisanya berada di studio.
GP Jerman yang dijadwalkan sebagai pembuka balapan MotoGP 2020 di Sirkuit Sachsenring pada Juni akan diganti tanggal pelaksanaannya karena karantina wilayah di Jerman diperpanjang.
"Pada 27 April, kami akan berbicara dengan pihak Jerman dan Belanda (Assen) untuk melihat skenario apa untuk balapan pada akhir Juni."
"Selanjutnya, adalah pada Juli di Finlandia. Tetapi, itu rumit karena masalah homologasi," tutur Ezpeleta.
"Namun, semua tergantung apakah Jerman dapat menggelar balapan atau balapan tanpa penonton."
"Kami akan mempertimbangkan hal-hal dari sana."
"Skenario yang paling optimis adalah memulai di Jerman yang saya lihat sulit, tetapi kami harus menunggu," pungkasnya.
• Download Lagu MP3 Dangdut Koplo Kompilasi 2020 Nella Kharisma, Via Vallen dan Didi Kempot Full Album
• Download Lagu MP3 DJ Tik Tok Terbaru 2020 Asik Didengar, Ada Video DJ Remix Sperti DJ Slow & DJ Opus
• Niat, Bacaan dan Panduan Lengkap Cara Mengerjakan Salat Dhuha sesuai Hukum Islam