Breaking News:

Google Doodle

Google Doodle - Peringatan Hari Bumi/Earth Day di Tengah Pandemi Covid-19, Sejarah hingga Maknanya

Setiap tanggal 22 April, diperingati sebagai Hari Bumi atau Earth Day. Hari Bumi adalah acara tahunan yang dibuat untuk mengapresiasi lingkungan

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Hari Bumi atau Earth Day 

TRIBUNJAMBI.COM - Setiap tanggal 22 April, diperingati sebagai Hari Bumi atau Earth Day.

Hari Bumi adalah acara tahunan yang dibuat untuk mengapresiasi lingkungan di planet ini dan meningkatkan kesadaran publik tentang polusi.

Dimulai sebagai gerakan akar rumput, Hari Bumi mendapat dukungan dari beberapa pihak untuk pembentukan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) dan berkontribusi pada pengesahan UU Udara Bersih, UU Peningkatan Kualitas Air, UU Spesies Terancam Punah dan beberapa undang-undang lingkungan lainnya.

Hari Bumi Google Doodle
Hari Bumi Google Doodle (ist)

Peringatan Hari Bumi Secara Digital

Perayaan Hari Bumi ke-50 yang jatuh pada Rabu (22/4/2020) akan dirayakan secara besar-besaran melibatkan pemimpin dunia, musisi, aktor, hingga aktivis yang bergabung secara digital di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

“Kita menemukan diri kita sendiri hari ini di dunia yang menghadapi ancaman global membutuhkan respons kompak global. Untuk Hari Bumi 2020, kami akan membangun sebuah generasi baru aktivis-aktivis lingkungan, melibatkan jutaan masyarakat seluruh dunia,” kata Earth Day Network President Kathleen Rogers dalam situs resmi earthday.org diakses dari Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Video Tutorial dan Link Lengkap Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 2,Masukan No Hp, KTP & Kode OTP

Siapakah Faisal Rizal? Profesor di Sumatera Selatan Klaim Temukan Obat Covid-19, Begini Caranya

Demikian disalin dari laman kantor berita nasional Antara.

Perayaan Hari Bumi ke-50 secara digital selama 24 jam nonstop akan diisi oleh pesan-pesan, pertunjukkan dan ajakan kuat untuk beraksi mengatasi perubahan iklim di situs resmi Earth Day Network dan media sosial Twitter.

Semakin mendekati puncak perayaan Hari Bumi 2020, panitia merasa kualahan menerima antusiasme berbagai komunitas global untuk dapat mencurahkan pesan dan menunjukkan komitmen mereka terhadap Planet Bumi.

“Terlepas dari keberhasilan luar biasa dan puluhan tahun kemajuan lingkungan, kita mendapati diri kita menghadapi tantangan lingkungan global yang bahkan lebih mengerikan, hampir eksistensial, dari hilangnya keanekaragaman hayati hingga perubahan iklim hingga polusi plastik, yang membutuhkan aksi di semua tingkat pemerintahan,” Kata Denis Hayes, penyelenggara Hari Bumi pertama pada tahun 1970 dan Ketua Dewan Jaringan Hari Bumi Emeritus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved