Orangtua di India Beri Nama Bayinya Sanitiser, Biar Tetap Ingat Kalau Lahir di Tengah Wabah Covid-19
Orangtua di India memberikan nama yang tak lazim bagi bayi mereka. Bayi yang lahir di saat pandemi Covid-19 itu diberi nama Sanitiser.
TRIBUNJAMBI.COM - Orangtua di India memberikan nama yang tak lazim bagi bayi mereka. Bayi yang lahir di saat pandemi Covid-19 itu diberi nama Sanitiser.
Pemberian nama bayi itu sebagai pengingat dia lahir di tengah Covid-19.
Suami istri itu memutuskan memberi nama anaknya demikian tidak hanya sebagai pengingat. Tetapi juga menekankan langkah pengamanan di tengah wabah.
Si ayah, Omvir Singh dari Saharanpur, India, memutuskan memberi nama si bayi Sanitiser karena punya kemampuan memerangi Covid-19.
• Setelah Jalani Perawatan Intensif, Akhirnya Bayi Ini Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Begini
• Berusia 3 Minggu, Bayi Ini Tiba-tiba Mengeluarkan Air Mata Berwarna Merah, Begini Awal Mulanya
Dikutip Kidspot via Daily Mirror Minggu (19/4/2020), Singh menerangkan staf medis tersenyum ketika dia memberi nama si bayi Sanitiser.
"Kapan pun orang membicarakan virus corona, mereka akan mengingat adalah sanitiser yang telah menyelamatkan mereka," ucap Singh bangga.
Dia menuturkan, semua orang bertarung melawan wabah. Mulai dari Perdana Menteri Narendra Modi hingga rakyat biasa.
"Ini bentuk kontribusi kami," kata dia.
• Hasil Tes PDP Corona di Bali Membingungkan 10 Kali Tes Hasilnya Berubah-ubah, Kok Bisa?
• Rindu Pulang ke Rumah, Pria India Ini Percaya dengan Potong Lidah, Bisa Hentikan Covid-19 & Lockdwon
Singh bukan orangtua pertama di India yang memberikan nama unik di tengah wabah.
Seorang ibu sebelumnya menamai anak kembarnya Corona dan Covid.
Ibu bernama Preet Verma itu mengatakan, putra dan putri kembarnya itu akan mengingat mengapa mereka diberi nama demikian.
Dia menyatakan, pandemi yang sudah menjangkiti lebih dari dua juta orang di seluruh dunia sejak Desember 2019 sangatlah berbahaya.
"Tetapi di sisi lain, orang-orang juga fokus untuk mengubah perilaku mereka untuk lebih higienis, dan fokus kepada sanitasi. Jadi, saya memikirkan nama ini," ungkapnya.
Dia juga menerangkan dua nama itu juga untuk menggambarkan rasa bahagia yang dia dapatkan sebagai ibu di tengah penyebaran Covid-19.
Meski begitu, Verma mengakui ketika anaknya sudah besar, dia mempertimbangkan untuk mengganti nama keduanya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lahir di Tengah Covid-19, Seorang Bayi Dinamai "Sanitiser" oleh Orangtuanya"