Virus Corona di Jambi
15.000 Kepala Keluarga di Kota Jambi Dapat Bantuan Sembako
Penulis: Miftahul Jannah | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyerahkan bantuan sembako secara simbolis pada program jaring pengaman sosial penanganan dampak Covid-19 Kota Jambi.
Penyerahan tersebut bertempat di Posko Gugus Tugas (Mako Damkar Kota Jambi), Senin (20/4/2020).
Terdapat tiga kelurahan yang diberikan bantuan yakni warga Suka Karya, Selamet dan Paal V. Dari tiga kelurahan tersebut terdapat 100 masyarakat yang menerima bantuan itu.
• Ditinggal Ratu Tisha, PSSI Menunjuk Yunus Nusi Sebagai Plt Sekjen PSSI
• Gas 3 Kg di Tanjabbar Mahal, YLKI Pastikan Pangkalan yang Bermain Harga Bakal Tutup
• Diprotes Tetangga Lantaran Masih Banyak Tak Dapat Sembako, Dewi Persik: Sudah Jelas Ya!
Bantuan langsung diberikan oleh Walikota Jambi, Sy Fasha dengan jumlah lebih dari 15.000 KK yang tersebar di 62 kelurahan dalam Kota Jambi. Dirinya mengatakan bantuan sembako tersebut merupakan bantuan tahap pertama.
Diketahui beberapa minggu kedepan akan diberikan lagi bantuan tahap kedua, yang akan dikeluarkan di pertengahan bulan puasa kemudian menjelang hari raya Idul fitri juga akan diberikan lagi bantuan tahap ketiga.
Fasha mengatakan bahwa bantuan ini diberikan kepada masyarakat warga kota Jambi yang terkena dampak dari penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Kota Jambi.
"Kepada masyarakat yang selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun Baik Program Penanggulangan Kemiskinan (PKH) dan lain sebagainya," jelasnya.
Dirinya juga mengatakan khusus PKH nantinya akan diberikan khusus oleh Kementerian Sosial dalam waktu dekat ini.
"Apabila nanti masih ada warga yang belum terjaring, segera melaporkan kepada lurah setempat atau kepada RT dengan catatan betul-betul warga yang berhak menerimanya, jangan sampai nanti yang menerima itu adalah warga yang tidak berhak, seperti satu keluarga atau berkeluarga dengan RT atau bersaudara dengan Lurah, itu tidak diinginkan," katanya.
Bantuan tersebut tidak di berikan sekaligus karena Pemkot ingin mengevaluasi dan memastikan bantuan tahap pertama tersebut ada yang tidak tepat dan ada keluarga-keluarga yang masih tergolong mampu yang mengaku miskin.
"Kami bagikan bantuan ini beberapa tahap, apabila nanti diketemukan baik oleh lurah petugas maupun RT atau pendamping-pendamping dari dinas sosial, diketemukan warga yang menerima bantuan ini adalah warga yang tidak tepat, maka untuk tahap kedua akan kami evaluasi," tuturnya.
"bantuan ini jangan dilihat Bentuknya, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat, pemerintah akan hadir di saat susah dan senang masyarakat," lanjutnya.
Fasha juga menjelaskan bahwa pemerintah akan mendengar apa keluhan dari masyarakat, bahwa bantuan ini bukan bantuan terakhir tetapi bantuan yang pertama dan akan diikuti oleh bantuan-bantuan selanjutnya
"Intuk itu gunakan bantuan ini sebaik-baiknya dan kebermanfaatan bagi keluarga kita," tutupnya. (Miftahul Jannah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/belasan-ribu-kk-di-kota-jambi-dapat-bantuan-sembako-dari-pemkot-jambi.jpg)