Breaking News:

Jangan Sering Mewarnai dan Meluruskan Rambut, Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Hasil penelitian ahli menyebutkan meluruskan rambut dan pewarnaan rambut permanen dengan bahan kimia, meningkatkan resiko terserang kanker payudara.

Jangan Sering Mewarnai dan Meluruskan Rambut, Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
ilustrasi rambut. Menurut ahli, mewarnai dan meluruskan rambut dengan bahan kimia bisa rentan terkena kanker payudara

TRIBUNJAMBI.COM - Hasil penelitian ahli menyebutkan meluruskan rambut dan pewarnaan rambut permanen dengan bahan kimia, meningkatkan resiko terserang kanker payudara.

Penelitian itu dilakukan para ilmuwan dari National Institute of Health (NIH). Hasil penelitian itu dipublikasikan di dalam International Journal of Cancer pada 4 Desember 2019 lalu.

Mengutip dari situs American Cancer Society disebutkan, penelitian tersebut melibatkan 46.709 perempuan Amerika yang non penderita kanker.

Namun, para partisipan memiliki saudara perempuan yang didiagnosis menderita kanker payudara.

Hindari Kanker Payudara dengan Lakukan 5 Ini, Diantaranya Jangan Duduk Terlalu Lama & Stop Alkohol

8 Fakta Fera Queen Penyanyi jebolan X Factor Indonesia Meninggal Dunia Akibat Kanker Payudara

Para ilmuwan mendapati hasil perempuan yang rutin menggunakan pewarna rambut permanen memiliki risiko 9 persen lebih tinggi terkena kanker payudara.

Sedangkan, perempuan yang menggunakan pewarna rambut semi permanen tidak terjadi peningkatan risiko terkena kanker payudara.

Ada fakta penelitian yang menarik. Perempuan kulit hitam yang rutin mewarnai rambut 45 persen lebih rentan terkena kanker payudara. Sedangkan, risiko untuk perempuan kulit putih hanya naik sekitar 7 persen.

Para ilmuwan menduga produk pewarna rambut untuk perempuan kulit hitam mengandung bahan kimia yang berbeda dengan produk yang digunakan perempuan kulit putih.

Teorema Pythagoras dan Misteri Kematian Sang Pemikir Pytagoras yang Sampai Kini Tak Terlacak

Selain Titanic, 5 Bangkai Kapal Karam Ini Juga Telan Banyak Korban Jiwa & Misteri Tak Terpecahkan

Selain itu, seseorang yang sering menggunakan produk pewarna rambut dihubungkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

"Dalam penelitian kami melihat meningkatnya risiko kanker payudara terkait dengan penggunaan pewarna rambut dan efeknya lebih kuat pada perempuan Afrika-Amerika, terutama mereka yang sering menggunakannya," kata Alexandra White, Penulis Koresponden Penelitian.

Obat kimia pelurus rambut juga dikaitkan dengan naiknya risiko kanker payudara.

Meski sudah melakukan penelitian dan mendapatkan hasil, para Ilmuan masih enggan menyimpulkan dengan tegas hubungan pewarnaan dan pelurusan rambut dengan meningkatnya risiko kanker payudara.

Hal tersebut terjadi karena penelitian sebelumnya tidak mendapatkan kesimpulan yang sama. Maka, harus dilakukan penelitian yang sama untuk memastikan hasilnya.

"Meskipun terlalu dini untuk membuat rekomendasi, menghindari bahan kimia (pewarna permanen dan pelurus rambut) mungkin baik dilakukan untuk mengurangi risiko kanker payudara" kata Dale Sandler.

Editor: Deni Satria Budi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved