Peduli Kesehatan Warga, PT Lise Permai Bagikan Masker untuk Cegah Corona
PT Lise Permai yang ikut berpartisipasi membagikan masker kain kepada warga di Kota Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Berbagi dan membantu Pemerintah menghentikan penyebaran virus Corona (Covid-19) tidak melulu berupa donasi uang dalam jumlah yang besar. Berbagi ketrampilan dan hasil kerajinan tangan yang murah pun sudah cukup membantu.
Seperti yang dilakukan PT Lise Permai yang ikut berpartisipasi membagikan masker kain kepada warga di Kota Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat. Pimpinan PT Lise Permai, Yeri Abdillah, mengatakan bahwa Pemerintah Pusat telah mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker, Senin (13/4).
Untuk itu, kesadaran ini perlu didorong agar warga yang menjalankan kegiatan sehari-hari di luar rumah bisa melindungi diri dari ancaman virus corona. Meskipun memang berbagai alasan muncul bagi masyarakat yang tidak memakai masker, dari yang kelupaan hingga benar-benar tidak memiliki.
• Update Sebaran Virus Corona di Indonesia Senin (13/4) Pukul 10.10 WIB, 4.241 Kasus Terkonfirmasi
• Virus Corona Serang Satu Keluarga di Padang Tanpa Gejala, Satu Diantaranya Jualan di Pasar Raya
“Kami membagikan masker kain ini untuk warga sebagai aksi partisipasi di tengah pandemi COVID-19. Terlebih lagi bagi masyarakat yang memang tidak memiliki masker untuk digunakan," ujarnya.
Lebih lanjut Ia berharap aksi sosialisasi ini mendorong masyarakat untuk selalu menggunakan masker kain demi kebaikan bersama. Tidak hanya itu, diharapkan pihak manapun dapat bersama-sama membantu masyarakat khususnya masyarakat Tanjabbar.
“Kami berharap warga sekitar perumahan bisa kompak menjalankan aturan menggunakan masker kain, cuci tangan dan tidak berkerumun. Semua pihak juga diharapkan saling gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan dengan cara apapun," harapnya.
Makser kain yang dibagikan untuk warga disekitaran kantor PT Lise Permai yaitu jalan nelayan, warga perumahan permata hijau di Parit 2 dan warga perumahan permata ungu di Manunggal 2, Kuala Tungkal. Hal ini pun mendapatkan apresiasi dari masyarakat sekitar yang menerima.
"Kondisi ekonomi sekarang susah, beli masker nian tidak kepikiran. Kita ucapkan terima kasih, dan kita harapkan dari pihak manapun bisa peduli terhadap kami yang butuh bantuan karena terdampak korona ini," ungkap Juri warga sekitar yang bekerja sebagai tukang becak.
Menariknya masker kain ini merupakan produksi mandiri dari pemuda-pemudi penyandang disabilitas oleh yayasan Specialpreneur Kuala Tungkal.