Angkutan Umum Terdampak Corona
BREAKING NEWS Penumpang Turun 71%, Bandara Sultan Thaha Jambi Terapkan Minimum Operation
Sehubungan dengan terjadinya penurunan pergerakan pesawat terbang dan penumpang melalui Bandara Sultan Thaha Jambi
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sehubungan dengan terjadinya penurunan pergerakan pesawat terbang dan penumpang melalui Bandara Sultan Thaha Jambi sepanjang bulan Maret 2020 dampak dari terjadinya pendemi covid-19, PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi melakukan adaptasi operasional guna mengutamakan kesehatan pekerja dan penumpang bandara.
Executive General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, M Hendra Irawan, menuturkan bahwa adaptasi yang dimaksud adalah penyesuaian pola operasional dengan melakukan pembatasan operasional. Khususnya di terminal agar lebih sederhana dan membuat pemeriksaan keamanan serta pengawasan kesehatan dapat lebih optimal.
• Di Tengah Wabah Covid-19, Jumlah Kedatangan Penumpang Jambi Normal Bahkan Menurun
"Pola yang diterapkan di bandara Sultan Thaha Jambi adalah pola penyesuaian kategori Minimum Operation, didasari adanya penurunan pergerakan penumpang diatas 51% sesuai protokol perusahaan," ujarnya, Sabtu (4/4).
Pola penyesuaian operasional yang dilakukan sejak 1 April 2020 tersebut meliputi penyesuaian jumlah personil yang bertugas, optimalisasi fasilitas layanan yang beroperasi dan penyesuaian jam operasional. Adapun tujuan dari penyesuaian jumlah personil sendiri diharapkan dapat memberikan waktu istirahat yang lebih banyak kepada para petugas frontliner yang sangat rentan memiliki resiko tertular virus covid-19 di lapangan.
• Ternyata Masih Ada Kapal Penumpang di Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal, Dishub Klaim Ini yang Terakhir
Irawan menambahkan bahwa perubahan pola operasional dilakukan secara fleksibel menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dengan tetap mengutamakan keamanan, keselamatan, kenyamanan dan pemenuhan ketentuan standar operasional yang telah ditetapkan.
"Di awal bulan April 2020 sendiri terjadi penurunan jumlah pergerakan pesawat rata-rata sebesar 45%, sedangkan untuk penumpang sebesar 71%," pungkasnya.
• Penumpang Bus Khawatir Corona, Sopir Pilih Turunkan WNA Korea Selatan di Terminal Sarolangun