Virus Corona

Pocong Jaga Rumah Warga Diulas Media Korea Selatan, Ternyata Ini kisah Sebenarnya

Media Korea Selatan beritakan pocong jaga rumah warga di saat wabah virus corona.

Editor: Heri Prihartono
tangkap layar MBC
Warga yang jadi pocong di Jawa Tengah jadi sorotan media Korea Selatan 

TRIBUNJAMBI.COM, PURWOREJO- Media Korea Selatan beritakan pocong jaga rumah warga di saat wabah virus corona.

Kehadiran pocong dalam menjaga rumah warga ini viral di media sosial bahkan beritanya sampai di Korea.

Warga yang jadi pocong di Jawa Tengah  jadi sorotan media Korea Selatan
Warga yang jadi pocong di Jawa Tengah jadi sorotan media Korea Selatan (tangkap layar MBC)

Di Sukoharjo, Jawa Tengah, sosok pocong sedang jaga desa viral di media sosial. (Sebelumnya tertulis Purworejo, Jawa Tengah)

Pocong tersebut ditujukan supaya warga desa tidak keliaran di tengah wabah virus Corona.

Hal itu seperti yang diimbaukan oleh pemerintah berulang kali.

Kisah Pilu Siswi SMK di Deliserdang Diperkosa 8 Kakak Kelas di Ruang Praktik Sekolah

Di antaranya, supaya masyarakat menjauhi tempat keramaian, melakukan social distancing serta tinggal di rumah saja selama wabah virus Corona.

Secara Mengejutkan Azis Gagap Pamit Dari OVJ, Alasannya Bikin Sedih Penggemar!

Namun, kreativitas warga Sukoharjo patut diacungi jempol lantaran mengajak warga menghindari virus Corona.

Desa tersebut dijaga pocong agar masyarakatnya tak berkeliaran.

Cara Dijauhkan Godaan Setan Adalah Dengan Amalan Sunah Diantaranya Puasa Senin Kamis

Tentu, pocongnya tidak nyata, hanya warga setempat yang dibalut kain kafan hingga menutup muka.

DISINFEKTAN Berbahaya Jika Disemprotkan ke Tubuh Manusia, Ini Alternatif Direkomendasikan Dokter

Keberadaan dua pocong itu disinyalir untuk mengingatkan penduduk dengan kematian.

Sehingga, siapa saja yang ngeyel dan tidak ikut mencegah penyebaran virus bisa saja segera dipocong alias mati.

Berita itu pun menjadi viral di jagad dunia maya.

Lebih unik lagi, salah satu portal berita besar di Korea Selatan, SBS.co.kr ikut memberitakan kisah tersebut.

Dalam judulnya yang menggunakan huruf Hangul, SBS menulis ‘Pencegahan Covid-19, Desa di Indonesia Sampai Dijaga Hantu Pocong’.

Meski di Korea Selatan tidak ada pocong, namun SBS tetap menuliskan pocong dalam tulisan hangul dan menambahkan kata ‘gwisin’ atau hantu.

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved