Penyesalan Tak Biasa Kaesang Pangarep Belum Sempat Wujudkan Satu Hal Ini Sebelum Sang Nenek Wafat
Kabar meninggalnya ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, tentu meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
TRIBUNJAMBI.COM - Penyesalan Tak Biasa Kaesang Pangarep Belum Sempat Wujudkan Satu Hal Ini Sebelum Sang Nenek Sujiatmi Notomiharjo Wafat
Kabar meninggalnya ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, tentu meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Hal ini terlihat dari potret Presiden Jokowi tatkala menyeka air matanya sewaktu di rumah duka.
Seperti ada duka yang mendalam yang dirasakan Jokowi sebagai seorang anak yang ditinggal ibu.
• Bukan Dihormati, Cerita Dokter dan Perawat Diusir dari Kos, Dianggap Tetangga Jadi Pembawa Virus
• Berikut Deretan Negara yang Berlakukan Lockdown di Daerahnya, Update Baru Total Pasien Covid-19
• Langung Hajar Netizen dengan Kalimat Menohok, Ayu Ting-ting Mendadak Naik Darah karena 2 Kata Ini
• MIRIS, Keadaan Makin Buruk. Pasien di Atas 60 Tahun Tak Lagi Ditolong
Protret Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan sarung kotak-kotak itu dapat dilihat dari unggahan chef Arnold di akun Twitter pribadinya @AnoldPoernomo.
"You are not alone Pak @jokowi," tulis Arnold dalam kolom keterangannya.
Rasa kehilangan juga dirasakan oleh Kaesang Pangarep.
Sebagai seorang cucu, Kaesang juga merasa teramat sedih ketika ditinggal oleh sang nenek, Sujiatmi Notomiharjo.
Apalagi berdasarkan penuturannya, ada satu hal yang hingga kini belum bisa ia wujudkan.
Satu hal tersebut meski sederhana namun menjadi penyesalan bagi Kaesang.

"Salah satu penyesalan yaitu belom sempet kirimin Sang Pisang setelah pembukaan di Solo ke eyang untuk cobain," ungkapnya melalui akun Twitter @kaesangp.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengumumkan jika sang ibunda meninggal dunia dikarenakan sakit kanker yang sudah diderita selam 4 tahun.
"Tadi sore pada pukul 16.45 WIB berpulang kehadirat Allah SWT ibunda kami, Bu Sujiatmi Notomiharjo, yang kita tahu bahwa ibu sudah empat tahun menderita sakit, yaitu kanker," kata Jokowi, seperti yang dikutip dari Kompas.com.
Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi
Notomiharjo, mengembuskan napas terakhirnya di di RS DKT Solo pada Rabu (25/03/2020).
Almarhumah sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto sebelum akhirnya dirawat di RST Slamet Riyadi Solo.
"Kita semuanya sudah berusaha, berikhtiar, berobat utamanya di RSPAD Gatot Subroto tapi memang Allah sudah menghendaki," kata Jokowi.
Presiden Jokowi juga meminta segenap pihak untuk membantu mendoakan sang ibunda.
"Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan khusnul khotimah," pungkas Jokowi dalam jumpa pers di rumah duka, Rabu malam.
(*)