Pesan Sita Tyasutami, Mantan Pasien 01 Corona: Masyarakat Jangan Takut Tes, Jangan Takut Diisolasi
Ssok Sita Tyasutami, Maria Darmaningsih, dan Ratri Anindyajati merupakan satu keluarga di Indonesia yang pertama kali terdeteksi terinfeksi Corona
Terakhir, Sita meminta agar orang-orang yang sudah merasakan gejala-gejala Covid-19, agar tidak takut menjalani tes, dan pemeriksaan di rumah sakit yang bersangkutan.
"Masyarakat jangan takut untuk tes, jangan takut untuk diisolasi, dan banyak-banyak baca info berdasarkan data," jelas Sita.
"Kami ini mungkin contoh harapan bisa sembuh, bukan sebagai pahlawan."
"Kita bisa overcome Corona dengan immune system, dan kekuatan kita sendiri, selain obat-obatan," tandasnya.
Lihat videonya di bawah ini mulai menit ke-10.40:
Dokter RSUP Persahabatan Cerita Suka Duka Tangani Corona
Sebagai orang yang berada di garda terdepan dalam menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19), para tenaga medis sangat riskan ikut tertular virus dari pasien yang mereka tangani.
Meskipun wajib mengurus pasien karena sudah menjadi tugas mereka, di sisi lain ketakutan juga kadang menyerang saat menangani pasien Covid-19.
Spesialis paru RSUP Pershabatan, dr. Mia Elhidsi menceritakan suka dan duka yang ia rasakan selama menangani pasien positif Covid-19 di Indonesia.
Dikutip dari YouTube Kompastv, Kamis (19/3/2020), awalnya Mia bercerita bagaimana seluruh dunia kini sedang berjuang bersama-sama menghadapi wabah yang telah menjadi pandemi.
"Ini ibaratnya perang dunia ketiga, dan kami sebagai tenaga kesehatan itu sebagai garda terdepannya," kata Mia.
Ia mengakui perasaannya campur aduk saat dirinya ditugaskan menangani pasien positif Covid-19.
Beban berat dirasakan Mia saat menghadapi pasien Covid-19, di sisi lain Mia merasa bahwa apa yang ia lakukan adalah demi kebaikan masyarakat Indonesia.
"Kita betul-betul merasa itu amanah yang sangat berat, tapi di satu sisi kita merasa itu suatu kehormatan," paparnya.
"Suka dukanya juga lebih kuat.