ODP di Jambi Meningkat Drastis

Update Sabtu Sore, Pasien Virus Corona di Jambi Bertambah, PDP 13 Orang, ODP 132 Orang

Melonjaknya jumlah ODP, setelah dinas kesehatan kabupaten dan kota menyampaikan data ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Penulis: Zulkipli | Editor: Duanto AS
Tribunjambi/Zulkifli
Juru Bicara Pencegahan Corona Provinsi Jambi Johansyah 

Update Sabtu Sore, Pasien Virus Corona di Jambi Bertambah, PDP 13 Orang, ODP 132 Orang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Trend jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) virus corona di Jambi ( Covid-19 ) pada Sabtu (21/3/2020), meningkat menjadi 13 orang.

Jumlah ini bertambah dua dari sehari sebelumnya yang 11 orang.

Sementara itu, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) masih diangka 132 orang dan pasien dalam proses uji laboratorium menjadi tujuh orang.

Melonjaknya jumlah ODP, setelah dinas kesehatan kabupaten dan kota menyampaikan data ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi

Menteri Tjahjo Kumolo Minta Doa ke Masyarakat Usai Diperiksa Karena 3 Orang Dekatnya Positif Corona

Ini Kata Ustaz Abdul Somad Soal Kapan Berakhirnya Virus Corona, Singgung Soal Bulan Juni dan Hadist

Kapan Virus Corona Berakhir? Peneliti ITB Prediksi Puncak Penyebaran Covid-19 Berakhir April 2020

Juru Bicara Tim Penanganan Corona Provinsi Jambi, Johansyah, menyampaikan bertambahnya dua orang PDP ini karena pada Jumat(20/3/2020) malam, ada penambahan pasien dua orang.

"Jumat malam ada yang masuk ke ruang isolasi RSUD Raden Mattaher Jambi," ujarnya Sabtu (21/3/2020).

Seorang anak berusia 4 tahun dan seorang bapak berusia 60 tahun, masuk kategori Pasien Dengan Pengawasan (PDP).

Saat ini, mereka sedang ditangani tim medis RSUD Raden Mattaher, yakni pengecekan kesehatan dan uji swab paling lambat dilaksanakan pada Minggu (22/3).

Johan mengatakan satu pasien berasal dari Tanjung Jabung Timur dan satu lagi bapak-bapak rujukan dari rumah sakit swasta di Kota Jambi.

Pasien yang anak-anak baru pulang dari Depok, sedangkan pasien yang bapak-bapak masih digali informasi tentang historisnya.

"Keduanya sebelumnya dirawat dua malam di Tanjab Timur, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Raden Mattaher," lanjutnya.

“Jadi, PDP kemarin 11 orang, tambahan 2 orang tadi malam jadi 13 orang, ketigabelas PDP tersebut bukan hanya Rumah Sakit Raden Mattaher, tetapi juga tersebar di rumah sakit rujukan se-Provinsi Jambi,” ujar Johansyah.

Johansyah menambahkan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi sudah ditandatangani Gubernur Jambi, dengan level yang lebih tinggi. Ketuanya Gubernur Jambi, wakil ketua Kapolda Jambi.

Provinsi Jambi Status Siaga

Selain itu, lanjut Johan, status Provinsi Jambi naik dari waspada menjadi siaga.

Dengan naiknya status Jambi dari waspada menjadi siaga, yang sudah ditandatangani oleh Gubernur Jambi, maka berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah, maka Pemerintah Daerah bisa menggunakan Dana Tak Terduga yang ada di APBD Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Untuk Provinsi Jambi, Dana Tak Terduga yang telah disiapkan, berdasakan informasi dari Kepala Bakeuda Provinsi Jambi Rp 11 miliar, terdiri dari usulan Rumah Sakit Raden Mattaher, Dinas Kesehatan, dan Kepala BPBD Provinsi Jambi. Untuk rumah sakit penambahan Ruang Isolasi, Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan tambahan dengan usulan penambahan ruang isolasi yang baru.

RSUD Raden Mattaher Jambi
RSUD Raden Mattaher Jambi (Tribunjambi/Zulkifli)

Dinas Kesehatan akan meningkatkan sosialisasi dan pakaian APD bagi petugas yang mengambil sampel uji swab APD bagi petugas.

Untuk BPBD yakni untuk peningkatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi vertikal, termasuk Polda, Danrem, dan Forkopimda lainnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai POM dan sebagainya.

Dana Tak Terduga itu setiap tahun dianggarkan oleh pemerintah Provinsi Jambi untuk menghadapi situasi darurat atau siaga, dasarnya harus ada surat penegasan dari Menteri Dalam Negeri. (Zulkifli)

Anda Bisa Salurkan Bantuan Via Satgas Anti Covid-19, Alumni PMKRI Buka Posko Bantuan di Menteng

KKB Papua Mulai Terpecah Belah, Penyerangan ke Freeport Cuma Kedok untuk Lengserkan Panglima TPNPB

Masih Ingatkah Dengan Tegar Pengamen Cilik Fenomenal?Kini Bawa Kabar Bahagia Bersama Pujaan Hati

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved