Berita Nasional

Ini Fatwa MUI Soal Beribadah Terkait Wabah Penyakit Menular Virus Corona di Indonesia

Ini Fatwa MUI Soal Beribadah Terkait Wabah Penyakit Menular Virus Corona di Indonesia

Tribunnews/Jeprima
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh (kedua kiri) bersama Anggota Komisi Fatwa MUI Hamdan Rasyid (kiri), Ketua MUI Bidang Fatwa Huzaemah Tahido Yanggo (kedua kanan), dan Wakil sekretaris Fatwa MUI Abdurrahman Dahlan (kanan) saat memberikan keterangan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020). Dalam keterangan ini MUI memberikan fatwa mengenai virus Corona (Covid-19) bahwa umat Muslim diimbau melaksanakan salat lima waktu di rumah masing-masing. Bagi yang sudah terpapar diimbau untuk tidak melaksanakan salat Jumat dan menggantikannya dengan salat zuhur. 

Ini Fatwa MUI Soal Beribadah Terkait Wabah Penyakit Menular Virus Corona di Indonesia

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sudah sebanyak 227 kasus pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia dari hari ke hari terus bertambah.

Begitu pula jumlah pasien dalam pengawasan dan orang dalam pengawasan karena diduga terjangkit virus mematikan itu.

Sebagai upaya antisipasi penyebaran lebih luas, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19.

Rincian 11 Pasien Virus Corona yang Sembuh dan Diperbolehkan Pulang, Terbanyak Dari Jakarta

Update Jumlah Pasien Positif Virus Corona di Jawa Timur Bertambah Jadi 8 Orang, 1 Meninggal Dunia

Cegah Corona, Detasemen Gegana Sab Brimob Polda Jambi Semprotkan Disinfektan di Kantor Tribun Jambi

Selain itu, MUI juga menegaskan fatwa haram atas tindakan yang menimbulkan kepanikan, memborong, dan menimbun kebutuhan pokok beserta masker.

Menurut Ketua Dewan Fatwa MUI Hasanuddin, fatwa ini disahkan pada Senin (16/3/2020).

"Tindakan yang menimbulkan kepanikan dan atau menyebabkan kerugian publik, seperti memborong dan menimbun bahan kebutuhan pokok dan menimbun masker hukumnya haram," kata Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Senin.

15 Pengedar Narkoba di Tanjab Barat Terjaring Operasi Antik, Petugas Amankan 11 Gram Sabu

Kabar Baik! Rektor Prof Nasih Klaim Universitas Airlangga Surabaya Segera Temukan Vaksin Covid-19

Terdengar Ledakan di Lantai Tiga, Pasien RS Baiturrahim Berhamburan

Seperti apa isi fatwa lengkap MUI terkait wabah Covid-19? Berikut isi lengkapnya:

Ketentuan Hukum

1. Setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang diyakini dapat menyebabkannya terpapar penyakit, karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama (al-Dharuriyat al-Khams).

2. Orang yang telah terpapar virus corona, wajib menjaga dan mengisolasi diri agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved