Update Corona di Jambi
80 Siswa Jambi yang Field Trip ke Kota Terdampak Corona Bakal Di-screening setelah Tiba di Jambi
80 Siswa di Jambi Bakal di Diskrining dan dalam Pengawasan, Jika Tiba dari 3 Kota Terdampak Corona
Penulis: Zulkipli | Editor: Deni Satria Budi
80 Siswa di Jambi Bakal di Diskrining dan dalam Pengawasan, Jika Tiba dari 3 Kota Terdampak Corona
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Field Trip yang diikuti 80 siswa SMAN 1 Kota Jambi di tiga kota terdampak virus corona yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung, bakal di diskrining setibanya di Jambi.
Padahal saat merebaknya virus corona di Indonesia, puluhan siswa SMAN 1 Kota Jambi justru menggelar kegiatan Field Trip.
Dinas Pendidikan terkesan melakukan pembiaran di tengah upaya pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona dengan mengimbau untuk tidak melakukan atau menghadiri kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Juru Bicara Pemprov Jambi, Johansyah mengatakan, Disdik sebelumnya sudah membuat edaran per 4 Maret lalu.
• Jaga Dirimu dan Karantina, Pesan Pebasket NBA, Kevin Durant yang Dinyatakan Positif Virus Corona
• Kelicikan Raffi Ahmad Bikin Andre Taulany Kaget Bukan Main Saat ingin Mobilnya Kembali: Lo Gila Ya!
• Enam Murid Ip Man yang Terkenal, Bruce Lee Wajib Beri Hormat ke Guru Besar Wing Chun
"Bahwa aktivitas siswa agar ditunda. Namun infonya tetap dilaksanakan kegiatan di Yogyakarta," ujarnya saat diwawancarai Tribunjambi.com, Selasa (17/3/2020).
Nantinya, kata Johan, Disdik akan memanggil kepsek menanyakan kenapa tetap dilaksnakan. Padahal sudah ada imbauan.
Bahkan juga kata Johan, nantinya siswa yang pulang dari study tour ini akan di diskrining betul dan dicek kesehatannya. Untuk jumlahnya, tambah Johan, ada sekitar 80 orang siswa.
"Kepada siswa dan guru nanti akan di diskrining dan berikan pengawasan," terangnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M Syahran sudah dikonfirmasi oleh awak media pada 9 Maret lalu sebelum siswa berangkat. Dan berjanji akan melakukan pemanggilan ke kepsek terkait, namun nyatanya siswa tetap jadi berangkat.
Syahran kala itu mengaku sudah menghimbau sekolah untuk menghentikan kegiatan itu.
"Kita himbau agar tak lakukan perjalanan jelang virus corona reda," jelasnya.
Syahran juga menyebut tahu study tour akan dilakukan ke Yogyakarta dan Bandung. Dia mengakui study tour itu merupakan otoritas sekolah.
"Karena ini kegiatan siswa kelas XI bertujuan mengenal kampus luar agar semangat belajar," katanya.
80 Siswa di Jambi Bakal di Diskrining dan dalam Pengawasan, Jika Tiba dari 3 Kota Terdampak Corona
(Tribunjambi.com/ Zulkifli)