Gerombolan KKB Habis Dilibas TNI/Polri Pakai Timah Panas, Kapolda Papua Sebut Daerah ini Sudah Aman

Kontak senjata itu, terjadi dalam proses penegakan hukum terhadap 5-6 KKB yang tergabung di wilayah Tembagapura.

Editor: Tommy Kurniawan
ist
TNI dan KKB Papua 

TRIBUNJAMBI.COM - Gerombolan KKB Habis Dilibas TNI dan Polri Pakai Timah Panas, Kapolda Papua Sebut Daerah ini Sudah Aman.

Kontak senjata antara aparat gabungan TNI dan Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali terjadi.

Ya, kontak senjata tersebut terjadi di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, pada Minggu (15/3/2020).

Melansir Kompas.com, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, aparat keamanan sudah menguasai kawasan Tembagapura.

Tetapi, masyarakat yang sebelumnya memilih mengungsi, belum berani kembali ke rumahnya.

Sindir Jokowi untuk Lebih Tegas Tangani Virus Corona, Mardani Ali: Jangan Bernarasi, Ambil Eksekusi

Momen Noah Sinclair Jadi Imam Sholat Bikin Haru, Siap Jadi Pelindung BCL: Ashraf Pasti Senyum

Akibat Virus Corona Boleh Tinggalkan Sholat Jumat? Begini Fatwa MUI: Kurangi Kontak Fisik

Tuding Pemerintah Panik Akibat Virus Corona, Rocky Gerung: Mereka Membayangkan Pemasukan

"Kondisi di Tembagapura sudah relatif aman terkendali, tapi masyarakat belum kembali," kata Waterpauw di Jayapura, Senin (15/3/2020).

Kontak senjata itu, terjadi dalam proses penegakan hukum terhadap 5-6 KKB yang tergabung di wilayah Tembagapura.

Pada saat terjadi kontak senjata, lanjutnya, KKB di sana bersatu.

Walau begitu, empat orang KKB dilaporkan tewas tertembak dalam kontak senjata tersebut.

"Berhasil dilumpuhkan empat orang (anggota KKB)," ujarnya.

Ilustrasi: KKB Papua Joni Botak & Lekagak Telenggen
Ilustrasi: KKB Papua Joni Botak & Lekagak Telenggen (Kolase Youtube dan IST/Tribun Manado)

Berdasarkan identifikasi, empat anggota KKB yang tewas dalam baku tembak tersebut bernama Pentium Muda Waker (45), Moni Weker (30), Lani Manggai (30), dan seoarang perempuan Lera Magai (28).

Selain menewaskan empat anggota KKB, sebagaimana dikutip dari ANTARA, TNI/Polri juga mendapatkan tiga pucuk senjata api berbagai jenis yang sebelumnya dikuasi KKB.

Tiga pucuk senjata api tersebut terdiri atas, dua pucuk AK 47 dan satu pucuk M 16.

"Memang benar, Minggu (15/3/2020), tim gabungan yang melakukan penegakan hukum berhasilkan melumpuhkan empat anggota KKB dan mendapatkan tiga pucuk senpi," ungkap Waterpauw, di Jayapura, Senin (16/3/2020).

Waterpauw menyebut, upaya penegakan hukum terhadap KKB yang terus melakukan teror kepada warga dan aparat, akan terus dilakukan.

"Penegakan hukum akan terus dilakukan hingga kawasan itu benar-benar aman dari gangguan KKB," tagas Waterpauw.

Ketika ditanya tentang rencana-rencana pemulangan warga dari kampung-kampung sekitar Tembagapura, Waterpauw mengaku belum mengetahui secara pasti kapan mereka akan dipulangkan.

"Belum ada rencana pemulangan para pengungsi," akunya.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved