Virus Corona

BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci & Objek Wisata Alam Lainnya, Antisipasi Virus Corona

BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci & Objek Wisata Alam Lainnya, Antisipasi Virus Corona

BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci & Objek Wisata Alam Lainnya, Antisipasi Virus Corona
Tribunjambi.com/Heru Pitra
BBTNKS menutup jalur pendakian Gunung Kerinci

BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci & Objek Wisata Alam Lainnya, Antisipasi Virus Corona

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Wilayah I Kerinci, menutup tempat Wisata Alam yang masuk ke dalam lingkup Taman Nasional Kerinci Seblat. Hal itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penutupan tempat Wisata Alam tersebut dilakukan dengan memperhatikan semakin meluasnya penyebaran virus corona yang dinyatakan Presiden Republik Indonesia sebagai Bencana Nasional (Bencana Non Alam).

Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), Tamen Sitorus mengatakan, menindak lanjuti surat edaran dari menteri lingkungan hidup dan kehutanan nomor : SE.1/MENLHK/SETJEN/SET.1/3/2020/ tanggal 15 Maret 2020 perihal pencegahan penyebaran virus corona 2019 ( Covid-19 ) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Surat edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem nomor : SE.3/BKSDAE/Set/Peg.1/3/2020/tanggal 16 Maret 2020.

Pariwisata Anjlok Akibat Virus Corona, Rocky Gerung Sindir Pemerintah: Rakus, Semua Mau Ditelan!

Syarat Wisatawan Naik ke Puncak Gunung Kerinci di Provinsi Jambi, Ternyata Cukup Ketat

Antisipasi Virus Corona, Kawasan Percandian Muarojambi Ditutup Sementara

Tamen Sitorus menyebutkan, untuk meminimalisir dampak resiko semakin meluasnya covid-19 yang membahayakan bagi pengunjung, petugas dan masyarakat.

Maka BBTNKS melakukan penutupan kegiatan untuk tujuan wisata pada seluruh kawasan wisata alam lingkup TNKS.

"Lokasi wisata yang kita tutup adalah Gunung Kerinci baik dari R10 Kersik Tuo maupun Camping Ground bangun Rejo, Danau Gunung Tujuh, Danau Kaco, Bukit Tapan, Danau Bontak, Bukit Sulap dan Bumi Perkemahan Madapi," paparnya.

BBTNKS menutup jalur pendakian Gunung Kerinci dan tempat wisata lainnya mengantisipasi penyebaran virus corona
BBTNKS menutup jalur pendakian Gunung Kerinci dan tempat wisata lainnya mengantisipasi penyebaran virus corona (Tribunjambi.com/Heru Pitra)

Kepala BBTNKS menyebutkan, penutupan dilakukan selama 13 hari yang dimulai Selasa 17 sampai dengan 29 Maret 2020.

"Kita akan lihat kondisi terlebih dahulu, jika kondisi tidak memungkinkan maka penutupan akan ditambah lagi," sebutnya.

Chua, seorang penggiat wisata alam di Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengatakan, langkah yang di ambil pihak pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat, cukup baik. Setidaknya meminimalisir sebaran virus corona tersebut.

"Walau keliatan jelas untuk wisata bukan di Kerinci saja di seluruh Indonesia bahkan dunia berdampak turunnya kunjungan wisata, tapi tindakan tersebut sangat evisien untuk mengurangi penyebaran virus carona tersebut, baik dari luar maupun dari dalam negeri," singkatnya.

BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci & Objek Wisata Alam Lainnya, Antisipasi Virus Corona  (Tribunjambi.com/Heru Pitra)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved