Sudah 200 Kartu Nikah Dicetak di Tanjab Timur

Hingga awal Maret 2020 Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanjab Timur telah terbitkan lebih kurang 200 keping kartu nikah.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hingga awal Maret 2020 Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanjab Timur telah terbitkan lebih kurang 200 keping kartu nikah. Kemenag sebut saat ini masih tersisa sekitar 300 blanko.

Kartu nikah merupakan program untuk mempermudah membawa identitas pasangan yang telah menikah apabila sewaktu-waktu diminta atau pemeriksaan tersebut di Tanjabtim sudah mulai dilakukan.

"Tercatat per Januari 2020 lalu penggunaan kartu nikah tadi sudah mulai diterapkan," ujar Kasi Bimas Islam Abdul Haris melalui Operator Bimas, Teguh Iswanto, Minggu (15/3).

Adapun fungsinya nanti, kartu nikah ini tidak jauh beda dengan penggunaan buku nikah pada umumnya hanya saja sifatnya lebih simple dan ringkas.

Dalam proses percetakan kartu nikah sendiri pada tahap pertama lalu, Tanjabtim mendapatkan kuota sebanyak 500 blanko.

“Dalam satu kotak terdapat 250 kartu. Saat ini sudah sekitar 200-an blangko yang diterbitkan sementara sisanya belum difungsikan karena tinta cetak habis," jelasnya.

Kartu-kartu yang telah dicetak tersebut, merupakan cetakan sejak awal Januari 2020 hingga bulan ini.

Saat ini terdapat beberapa kendala di antaranya, ketika proses pengentrian data dilakukan kerap terganggu oleh sinyal yang lemah, faktor listrik yang kerap padam dan kurang pahamnya masyarakat.

"Yang jelas saat ini untuk blangko masih aman, saat ini masih menunggu tintanya saja," tambahnya.

Penggunaan kartu nikah sendiri tidak hanya berlaku bagi pengantin yang melakukan pernikahan baru saja. Pasangan lama yang ingin mengurus kartu nikah mereka juga bisa namun untuk yang lama tergantung permintaan.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved