Berita Nasional

Miris, Pasutri Diduga Bunuh Diri Bersama, Tinggalkan Wasiat ke Anak: Jadikan Kami Satu Liang Lahat

Miris, Pasutri Diduga Bunuh Diri Bersama, Tinggalkan Wasiat ke Anak: Jadikan Kami Satu Liang Lahat

Editor: Andreas Eko Prasetyo
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Pasangan suami istri (pasutri) di Malang bunuh diri bersama. Tinggalkan surat wasiat untuk anak: Jadikan kami satu liang lahat. 

Perceraian keduanya diputuskan pada Selasa (10/3/2020), hari di mana pasutri tersebut bunuh diri.

Lebih lanjut, orang ketiga diduga menjadi penyeba keretakan rumah tangga JW dan YI.

"Diduga ada ketidakharmonisan dalam keluarga. Karena proses cerai. Hari ini sebenarnya putusan terakhir sidang di pengadilan," tutur Sri, Selasa (10/3/2020), dikutip Tribunnews dari Surya Malang.

Dampak Virus Corona, Maskapai Obral Tiket Murah ke Luar Negeri, Jakarta-Seoul Hanya Rp 180 Ribu

SEBENTAR LAGI Live Streaming All England, Jonatan Christie vs Lee Zii Jia di Partai Pembuka

5. Tinggalkan surat wasiat

JW dan YI ternyata juga meninggalkan surat wasiat untuk anak-anak mereka.

Dalam surat tersebut, JW dan YI meminta agar jasad keduanya tidak dilakukan autopsi.

Atas dasar itu, keluarga mempercayai dan memutuskan untuk tidak mengautopsi jasad korban.

"Tadi kenapa tidak mau divisum dan dibuatkan surat pernyataan, dengan tanda tangan kepala desa untuk tidak dilakukan otopsi. Kami juga tidak tau, karena mulut korban (YI) ada buihnya. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban," kata Sri.

Lembaran surat wasiat ditemukan di saku celana JW.

Surat tersebut diduga ditulis oleh JW.

Surat-surat wasiat yang ditemukan di saku JW (42) suami dari YI (38) yang ditemukan tewas bersamaan di rumahnya yang belokasi di Desa Petungrejo Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Selasa (10/3/2020).
Surat-surat wasiat yang ditemukan di saku JW (42) suami dari YI (38) yang ditemukan tewas bersamaan di rumahnya yang belokasi di Desa Petungrejo Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Selasa (10/3/2020). (SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin)

Dalam lembaran pertama, tertulis kalimat untuk Yoga bahwa ada sejumlah uang di dompet JW untuk keperluan sehari-hari mereka.

Di lembaran lain, JW meminta agar keduanya dikubur dalam satu liang lahat yang sama.

"Jadikan kami satu liang lahat"

Ditemukan pula permintaan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap JW dan YI.

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved