Wikijambi
Gunung Terpopuler di Indonesia, Mengintip Samudera Hindia dari Puncak Gunung Kerinci
Untuk melakukan ke puncak, jalur pendakian Gunung Kerinci melewati kawasan hutan hujan tropis. Di jalur itu, pendaki juga dapat menjumpai beberapa je
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Gunung Kerinci merupakan satu di antara gunung api aktif di Indonesia dan gunung api tertinggi di Asia Tenggara.
Gunung Kerinci menjadi gunung terpopuler di Indonesia yang banyak menarik minat wisatawan dunia untuk pendakian.
Ketinggian Gunung di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, ini 3805 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Ketinggian itu menjadikanya gunung api tertinggi di Asia Tenggara.
Untuk melakukan ke puncak, jalur pendakian Gunung Kerinci melewati kawasan hutan hujan tropis.
Di jalur itu, pendaki juga dapat menjumpai beberapa jenis satwa.
• Terbongkar Alasan Putusnya Hubungan Raffi Ahmad dan Tyas Mirasih, Perselingkuhan dengan Janda?
• Video Viral Rumah Dihancurkan Pakai Eskavator Istri Selingkuh sampai Hamil saat Suami Jadi TKI Korea
• Misteri Laga Rudy Hartono Vs Liem Swie King di Final All England 1976, Bungkam dan Jadi Kontroversi
Seperti di pos tiga, Anda bisa melihat tupai dan mendengar suara burung rangkong jika beruntung.
Gunung Kerinci berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Jika melakukan pendakian ke Gunung Kerinci, kita akan melewati tiga pos pendakian dan tiga shelter.
Di shelter 3 dengan ketinggian 3.300 MDPL, kita dapat melihat Samudera Hindia di sebelah barat, hamparan Bukit Barisan dan pemandangan indah lainnya.
Pendaki juga bisa menikmati saat berada di atas awan.
Dalam melakukan pendakian, dari kaki gunung membutuhkan waktu satu hari dua malam.
Jangan khawatir mengenai penginapan menjelang melakukan pendakian.
Di sekitar kaki gunung api tertinggi di Indonesia ini banyak sekali penginapan yang dapat Anda jadikan pilihan tempat untuk bermalam.
Bahkan di seputaran penginapan, pengunjung disuguhkan dengan pemandangan kebun teh yang luas.
Tentu ini sangat menarik.
Untuk mencapai gunung api tertinggi di Asia Tenggara ini, wisatawan dapat masuk melalui Bandara Sultan Thaha Jambi, Bandara Depati Parbo Kerinci atau Bandara Minangkabau di Padang, Sumatera Barat.
Anda bisa memanfaatkan jasa pemandu selama melakukan pendakian.
Founder dari Kerinci Expedition, Rangga Satria, mengaku sudah sering memandu wisatawan dalam melakukan pendakian Gunung Kerinci.
Para wisatawan yang dipandunya, selalu takjub dengan pemandangan indah puncak Gunung Kerinci.
"Sampai ada yang sudah empat kali melakukan pendakian Gunung Kerinci," ujarnya.
"Mereka kembali setiap tahun membawa keluarga dan teman-teman mereka," ungkap Rangga.
Di balik keindahan Gunung Kerinci, tetap saja menyimpan bahaya yang harus dihadapi.
Gunung api yang masih aktif ini sewaktu-waktu dapat erupsi dan mengeluarkan bau belerang yang menyengat.
Untuk itu, sebutnya, pendaki harus memiliki persiapan yang matang untuk melakukan pendakian ke atap Sumatera ini.
Dengan suhu di bawah 10 derajat celcius, tak jarang hipotermia menyerang pendaki yang tidak memiliki persiapan yang matang.
"Persiapan yang matang memang harus dilakukan. Terutama fisik saat melakukan pendakian," tuturnya.
Mengintip Samudera Hindia dari Puncak Gunung Kerinci, Gunung Terpopuler di Indonesia (Herupitra)
• Dor, Penghuni Sekolah Berhamburan, Wali Murid Singkapkan Baju, Terselip Pistol di Pinggang
• Deretan Bisnis Sumber Kekayaan Baim Wong di Indonesia, Ternyata Usahanya Tersebar di Banyak Titik
• Musuh Bebuyutan Susi Susanti Asal China Jadi Orang Klaten, Huang Hua Takluk oleh Tjandra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pemandangan-dari-puncak-gunung-kerinci-wrr-w.jpg)