Berita Batanghari

Kasus DBD di Batanghari Meningkat di Awal Tahun 2020 Ini, Dinkes Catat Sudah 48 Kasus

Kasus DBD di Batanghari Meningkat di Awal Tahun 2020 Ini, Dinkes Catat Sudah 48 Kasus

Kasus DBD di Batanghari Meningkat di Awal Tahun 2020 Ini, Dinkes Catat Sudah 48 Kasus
Ilustrasi

Kasus DBD di Batanghari Meningkat di Awal Tahun 2020 Ini, Dinkes Catat Sudah 48 Kasus 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Batanghari mencatat awal tahun ini ada puluhan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Batanghari.

Dari data Januari lalu jumlah kasus DBD ditemukan sebanyak 48 kasus.

"Kasus ini meningkat jika dibandingkan dengan Desember 2019 lalu, dimana kasus DBD yang ditemukan hanya ada 25 kasus," sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, dr Elfie Yennie, Kamis (5/3/2020).

Menurutnya, kasus DBD banyak diderita usia-usia produktif. Adapun langkah yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi kasus tersebut kata Elfie Yennie, pihaknya telah membuka Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal).

2 Pasien DBD di Tanjabbar Meninggal, RSUD KH Daud Arif Tangani 232 Pasien dalam Dua Bulan Terkahir

Fakta Unik Pasar Tomohon, Bukan Saja Jadi Surga Kuliner Ekstrem, Begini Nasibnya Usai Viral Corona

6 Pola Makan Untuk Turunkan Berat Badan, Termasuk Banyak Minum Air Putih

"Yang mana program ini dibentuk di setiap kecamatan dan juga program Pokjanal ini dalam pembentukannya langsung dihadiri oleh camat dan lurah/kepala desa setempat," bebernya.

Ia melanjutkan, dalam mencegah agar tidak terjadinya DBD, pihaknya juga membuat program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (Juru Pemantau Jentik).

"Di setiap rumah akan ditunjuk satu perwakilan untuk menjadi Jumantik," jelas dr Elfie.

Dikatakan dr Elfie Yennie, DBD ada tiga tingkatan di antaranya, demam dengue, demam berdarah dengue, dan Demam Dengue Shock Syndrome.

"Paling berbahaya yang menyebabkan kematian adalah Demam Dengue Shock Syndrome," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, de Elfie mengatakan, dalam mengatasi DBD, fogging bukanlah cara efektif untuk mengatasi DBD secara habis. Sebab fogging hanya dapat membunuh nyamuk dewasa saja. 

"Jadi masyarakat diimbau untuk melakukan pembersihan lingkungan dengan cara 3M plus yaitu menutup tempat penampung air, menguras bak mandi atau tempat penampungan air lainnya dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas," demikian kata dr Elfie Yennie.

Kasus DBD di Batanghari Meningkat di Awal Tahun 2020 Ini, Dinkes Catat Sudah 48 Kasus (Tribunjambi.com/Rian Aidilfi Afriandi)
 

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved