Dosen Diharapkan Beri Contoh Pembelajaran Aktif Kepada Mahasiswa
Pelatihan dosen Univertas Jambi dan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi berlangsung di Abadi Suite Hotel.
Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
Dosen Diharapkan Beri Contoh Pembelajaran Aktif Kepada Mahasiswa
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pelatihan dosen Univertas Jambi dan UIN STS Jambi berlangsung di Abadi Suite Hotel. Pelatihan berlangsung pada 3-5 Maret 2020.
Dosen yang mengikuti peatihan merupakan dosen LPTK mitra Tanoto Foundation. Adapun dari Unja yaitu Fakultas FKIP dan dari UIN STS Jambi yaitu Fakultas Tarbiyah. Ada 30 orang untuk pembelajaran dari masing-masing LPTK.
Teacher Training Institute (TTI) coordinator Tanoto Foundation, Sofnidar mengatakan melalui kegiatan ini dosen dapat memberikan contoh pembelajaran aktif kepada mahasiswa sehingga ketika mahasiswa sudah terjun ke lapangan seperti PLP atau PPG mahasiswa bisa menerapkan hal yang sama.
• Raih Doorprize di Ulang Tahun Tribun Jambi, Catat Tanggalnya
• Program Tabungan Emas, Pegadaian Sasar Kaum Milenial dan Generasi Z
• Harga Sawit di Jambi Ikut Tergoncang AKibat Corona, Daftar Harga TBS hingga 05 Maret 2020
“Pada umumnya mahasiswa setelah jadi guru ia akan melakukan strategi pebelajaran yang terinspirasi dari dosennya dulu yang memberikan metode pembelajaran. Untuk itu kami memberikan contoh kepada dosen agar menerapkan materi ini ke kelas,” ungkapnya.
Menurutnya hal ini juga sejalan dengan apa yang diharapkan menteri pendidikan tentang merdeka belajar dimana pembelajaran harus berpusat pada siswa bukan gurunya. Agar tercipta kreativitas dan inovasi dari siswa.
Materi ini merupakan kelanjutan dari modul I tentang pembelajaran aktif MIKiR yang merupakan akronim dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi.
“Di modul II ini adalah spesifik mapel masing-masing. Sehingga yang mengikuti pelatihan inipun sudah ikut pelatihan modul I terlebih dahulu. Dosen juga harus mengimplementasikan materi modul I,” jelasnya.
Adapun mata pelajaran melibatkan 5 mapel yaitu kelas awal bahasa inggris, bahasa indonesia, IPA, IPS, dan matematika, untuk PGSD dan PGMI. Untuk PGSMP dan PGMTS mapelnya adalah matematika, bahasa indonesia, bahasa inggris, IPA dan IPS. Pelatihan ini dibagi menajdi 10 kelompok untuk masing-masing mapel. (lai)