Anak Muda di Tanjab Barat Buat Gerakan Literasi hingga ke Pelosok Desa
Sejumlah anak muda dalam aksi gerakan literasi membaca diyakini dapat menjadi mesin penggerak literasi secara nasional.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Anak Muda di Tanjab Barat Buat Gerakan Literasi hingga ke Pelosok Desa
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Sejumlah anak muda dalam aksi gerakan literasi membaca diyakini dapat menjadi mesin penggerak literasi secara nasional.
Tidak hanya itu, efektivitas gerakan literasi membaca yang dimotori pegiat literasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat diyakini memiliki efek menular yang tinggi.
Gerakan-gerakan yang dilakukan kaum muda tersebut dipercaya mampu memberi pengaruh tidak hanya untuk masyarakat sebayanya, melainkan juga untuk anak-anak termasuk untuk urusan literasi membaca.
• Harga Sawit di Jambi Ikut Tergoncang AKibat Corona, Daftar Harga TBS hingga 05 Maret 2020
• Stok Masker di Apotek Kota Jambi Kosong, Sehari 100 Orang Cari Masker
• Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkot Jambi Imbau Mal hingga Hotel Sediakan Fasilitas Cuci Tangan
"Budaya literasi ini harus digaungkan, karena bisa menjadi solusi untuk pembentukan karakter generasi muda terbaik, khususnya anak-anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang cerdas, berakhlak mulia serta berbudi pekerti yang luhur," ujar Endra, Satu Diant Pegiat Literasi Kabupaten Tanjab Barat, Selasa (3/2/2020)
Lebih lanjut hendra, berharap ke depannya ada sumbangan buku-buku dari masyarakat yang ingin mendermakan buku-buku di komunitas pegiat literasi membaca Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sehingga generasi sadar akan pentingnya pendidikan.
"Saya bersama rekan-rekan yang tergabung pegiat literasi lapak baca ini berharap support dan partisipasi pemerintah dan masyarakat agar tujuan bersama ini segera terwujud," ucapnya.
Kegiatan membaca keliling ini akan terus dilaksanakan dan berkelanjutan sehingga dapat merambah ke seluruh lapisan masyarakat tidak hanya di dalam kota tetapi ke pelosok desa nantinya.
"Karena setiap anak-anak Indonesia adalah aset bangsa Indonesia yang paling berharga, cerdaskan mereka dengan bacaan agar kelak mereka dapat menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa," tandasnya. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)