Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Heboh Corona di Kerinci

Virus Corona Jadi Perhatian, Disnaker Pantau 77 TKA di Tanjab Barat

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat terdapat 77 Warga Negara Asing (WNA) pekerja perusahaan di Tanjab Barat.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Kepala Dinas Tenaga Kerja Tanjab Barat, Dianda Putra. 

Virus Corona Jadi Perhatian, Disnaker Pantau 77 TKA di Tanjab Barat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat terdapat 77 Warga Negara Asing (WNA) pekerja perusahaan di Tanjab Barat.

Kepala Disnaker Tanjab Barat, Dianda Putra mengatakan data yang dimiliki pihaknya hingga saat ini terdapat 77 WAN yang bekerja di enam perusahaan yang tersebar di Tanjab Barat.

Menurutnya, jumlah setiap perusahaan bervariasi sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan tersebut akan tenaga kerja asing.

"Semuanya ada enam perusahaan, jumlah totalnya ada 77 orang,"katanya, Selasa (3/3/2020).

Dua Warga Kerinci Dipastikan Negatif Corona, Warga Sempat Heboh Ketakutan

Mulai Ada yang Terinfeksi di Indonesia, Dinas Kesehatan Jambi Bentuk Satgas Pencegahan Virus Corona

Sudirman Bantah Tudingan Dewan Terkait Permainan Proyek di Jambi

Dianda menegaskan ke enam perusahaan tersebut yang tercatat oleh pihaknya yakni PT Global Vision Infex sebanyak 1 orang, PT Lontar Papyrus Pulp dan Paper Industri (LPPI) sebanyak 44 orang dan PT Bohai Driling Service Indonesia sebanyak 14 orang.

Selanjutnya, PT Ruby Privatindo sebanyak 2 orang, PT DPS Indonesia sebanyak 4 orang dan PT Aromajya Indonesia sebanyak 10 orang.

"Kalau PT Petro China Jabung LTD terdata untuk yang terbarunya," ucapnya.

Menurut dia, WNA tersebut masuk ke perusahaan yang ada di Tanjab Barat sebelum adanya virus corona yang terjadi di Kota Wuhan, China. "Yang jelas sebelum terjadi wabah corona, yang terjadi di Wuhan," ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan adakah para WNA tersebut keluar masuk luar negri di Januari hingga saat ini. Ia menegaskan tidak ada laporan jika ada WNA keluar dari wilayah Tanjab Barat.

"Tidak ada, kita lakukan pengawasan," sebutnya.

Saat ditanya, adakah warga Tanjab Barat yang berada di luar negri baik itu sebagai pelajar yang tengah magang atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Dianda menegaskan hingga saat ini tidak ada hal itu.

"Tidak ada semua itu, yang keluar negri ataupun magang," tandasnya.

Sementara itu, Bidang Penagwasan Orang Asing Imigrasi Klas II B Kuala Tungkal, Tito menyebutkan hingga saat ini pihaknya mendata terdapat 47 orang asing yang tersebar di 4 perusahaan yang ada di Tanjab Barat.

"Semuanya tersebar di Tanjab Barat," sebutnya.

Dia mengaku empat perusahaan itu yakni PT LPPI sebanyak 44 orang WNA. PT Aroma Jaya sebanyak 10 orang. PT Global Vision Infex sebanyak 1 orang dan PT Ruby Privatindo sebanyak 2 orang.

"Semuanya ada 47 orang, itu data terkahir yang kita miliki," tandasnya. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved