Sudirman Bantah Tudingan Dewan Terkait Permainan Proyek di Jambi
Pj Sekda Provinsi Jambi Sudirman membantah jika ada pihak-pihak tertentu yang bermain dan mengendalikan proyek-proyek di Pemerintah Provinsi Jambi.
Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
Sudirman Bantah Tudingan Dewan Terkait Permainan Proyek di Jambi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pj Sekda Provinsi Jambi Sudirman membantah jika ada pihak-pihak tertentu yang bermain dan mengendalikan proyek-proyek di Pemerintah Provinsi Jambi.
Dikatakan Sudirman, tidak semudah itu untuk mengatur-ngatur ULP dan pemenang lelang proyek.
"Karena ULP kita itu sudah di bawah kontrolnya KPK loh, kita tidak mudah mengintervensi ULP. Saya pikir mari kita sama-sama punya niatan yang baik agar tidak ada dugaan ke arah sana," kata Sudirman.
Sementara itu, terkait lambatnya proses tender proyek pembangunan di Provinsi Jambi, dijelaskan Sudirman, ini merupakan problem nasional tidak hanya di Provinsi Jambi.
• Dewan Sinyalir Ada Pihak yang Mengendalikan Proyek-proyek di Jambi
• Dua Warga Kerinci Dipastikan Negatif Corona, Warga Sempat Heboh Ketakutan
• Usia Pipa Lebih 50 Tahun, Ini Daerah yang Jadi Target Peremajaan Saluran PDAM Tirta Mayang
"Kita berharap ada percepatan untuk proyek dan kegiatan tahun 2020 ini. Karena jika terlambat, makin banyak uang Pemda yang terpendam di bank," kata Sekda.
Untuk itu, dikatakan Sudirman pihaknya sudah mengimbau melalui surat kepada para OPD untuk melakukan percepatan pekerjaan kegiatan terutama proyek besar.
"Jika dibiarakan hingga triwulan ke empat maka besar kemungkinan serapan anggaranya akan kecil, imbasanya pertumbuhan pembangunan tidak jalan," kata Sudirman.
Seperti diberitakan Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra menyoroti lambanya proses tender proyek di Pemprov Jambi. Perlambatan itu, menurut Rocky disinyalir karena ada pihak-pihak tertentu yang mengkapitalisasi dan bermain secara tidak fair terhadap proyek-proyek di Pemprov Jambi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/dinas-pupr-terendah-sehari-jelang-akhir-tahun-serapan-anggaran-pemprov-jambi-baru-83-persen.jpg)