Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Daftar 41 Nama Pangkostrad TNI AD dari 1961 s/d Sekarang, Cek Sejarah Pertempurannya

Sebagai realisasi dari gagasan ini, maka keluarlah surat keputusan Kasad nomor: KPTS.1067/12/1960 tertanggal 27 Desember 1960.

Editor: Duanto AS
Grid.ID
Kostrad TNI AD dengan keahliannya 

Daftar 41 Nama Pangkostrad TNI AD dari 1961 s/d Sekarang, Cek Sejarah Pertempurannya

TRIBUNJAMBI.COM - Sebentar lagi Komando Strategis Angkatan Darat ( Kostrad ) akan merayakan ulang tahun.

Sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, rongrongan demi rongrongan silih berganti berusaha untuk menghancurkan NKRI.

Tiga Jenderal TNI dari Jambi yang Pernah Menjabat Posisi Penting, 2 Orang dari Kopassus

Kisah 40 Personel Pasukan Linud Kostrad Terjun di Tanah Borneo, 25 Pasukan Inggris-Malaysia Tewas

Adinda Saraswati Berteriak Army saat Lihat Kopassus dan Kostrad Datang, Operasi 130 Hari di Papua

Tepat di hari ini, Rabu, 6 Maret 2019 sejarah kembali terulang akan pembentukan pasukan elite andalan TNI AD.

Sejarah 6 Maret mencatat hari lahirnya Komando Strategis Angkatan Darat atau disingkat Kostrad.

Tepat 58 tahun silam, 6 Maret 1961, Kostrad lahir di bumi pertiwi.

Berdirinya Kostrad ini dilatari berbagai ancaman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Hal ini ditandai dengan terjadinya beberapa peristiwa di tanah air, yang berusaha menggantikan idiologi Pancasila dan UUD 45.

Sederet peristiwa itu adalah:

Pengkhianatan PKI Muso di Madiun tahun 1948
Pemberontakan DI/TII Karto Suwiryo di Jawa Barat 1948
Pemberontakan APRA Westerling 1950
Pemberontakan Andi Azis di Makassar 1950
Pemberontakan Ibnu Hajar di Kalimantan1950
Pemberontakan RMS di Maluku 1950
Pemberontakan PRRI/Permesta di Sumatera Barat dan Sulawesi 1958.
Gagasan AH Nasution

Pada 5 Agustus 1958, memang telah dibentuk Komando Daerah Militer (Kodam) hampir di setiap provinsi.

Namun saat itu masih bersifat teritorial dengan kemampuan terbatas, terdiri dari Kodam, Korem, Brigade dan Batalyon.

Menjelang akhir tahun 1960, pimpinan Angkatan Darat (AD) menganggap perlu membentuk satuan militer yang bersifatmobile. Berkemampuan lintas udara yang siap tempur menjalankan tugas di seluruh tanah air.

Gagasan ini dilontarkan pertama kali oleh Kasad Jenderal AH Nasution.

Sebagai realisasi dari gagasan ini, maka keluarlah surat keputusan Kasad nomor: KPTS.1067/12/1960 tertanggal 27 Desember 1960.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved