Kisah Kakek 92 Jatuh Cinta & Nikahi Nenek 79 Tahun, Berawal dari Kayu bakar
Sejak masih muda, Mitro sudah mengenal Sutinah. Mitro kerap kali mondar mandir lewat rumah Sutinah. Namun saat itu, ia belum menyukai Sutinah.
Kisah Kakek 92 Jatuh Jatuh Cinta & Nikahi Nenek 79 Tahun, Berawal dari Kayu bakar
TRIBUNJAMBI.COM - Jodoh, rezeki, pertemuan, perpisahan, dan maut hanya Allah SWT yang menentukn, kapan pun bias terjadi.
Seperti yang dialami pasangan kakek nenek sebagaimana yang ditayangkan Intisari-Online.com, Kirman Mitro Wiyono (92), warga Dusun Widoro Lor, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Gunungkidul, Yogyakarta, dan Sutinah (79), warga Dusun Pencil, Desa Bendung, Semin ketemu di pelaminan setelah usia senja.
Jagat media pun sempat haru menyaksikan dua sejoli yang sudah lansia saling cium pipi menunjukkan kasih sayang.
Dua sejoli yang sudah sepuh ini menikah pada Kamis (27/6/2019) pagi.
Melansir Kompas.com, Selasa (18/2/2020), Mitro sebelumnya telah menikah sebanyak tiga kali.
Sejak masih muda, Mitro sudah mengenal Sutinah. Mitro kerap kali mondar mandir lewat rumah Sutinah.

Namun saat itu, ia belum menyukai Sutinah.
Keduanya menikah dengan jodohnya masing-masing saat masih muda.
Mitro sempat menikah dua kali dengan Naruh dan Daliyem, namun maut menjemput istrinya pada lima tahun lalu.
Sementara Sutinah menikah dengan Kastoyo yang sudah meninggal tiga tahun lalu.
Meski telah menikah, namun keduanya tidak dikaruniai momongan. Namun, Sutinah diketahui mengangkat seorang anak.
Kala ditemui di rumah sederhananya pada 2019 silam, pasangan lansia ini nampak beraktivitas selayaknya pasangan suami istri.
Mitro yang tengah duduk bersantai di ruang tamu sembari mengisap tembakauanya, tengah menunggu sang kekasih yang sibuk memasak daging ayam di dapur.
• Update Virus Corona - 2.009 Meninggal Karena Covid-19, 58 Juta Jiwa di Hubei Diisolasi
• Oknum Kades di Sumsel Jadi Dalang 8 Perampokan, Ajak Saudara & Hasilkan Rp 2 Miliar Lebih
Berprofesi sebagai seorang pengrajin kayu, Mitro mengaku mulai menyukai Sutinah kala gadisnya datang membeli kayu bakar.