Seorang Bayi yang Baru Lahir Ternyata Negatif Virus Corona, Ilmuwan Malah Bingung, Kok Bisa?

Pasalnya, setelah melalui pengujian, bayi yang baru dilahirkan itu dinyatakan negatif untuk penyakit pernafasan.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber foto: Kompas.com
VIDEO: Baru Pertama Dirilis, Inilah Penampakan Foto-foto Virus Corona 

Seorang Bayi yang Baru Lahir Ternyata Negatif Virus Corona, Ilmuwan Malah Bingung, Kok Bisa?

TRIBUNJAMBI.COM - Sejauh ini cara penularan virus corona masih diyakini terjadi melalui penularan kontak langsung yaitu melalui droplet atau melalui batuk dan bersin.

Cara penularan lainnya terus diselidiki.

Namun, penularan virus corona dari ibu hamil kepada anak yang ada di rahimnya masih menjadi pro dan kontra.

Melansir dari Dailymail.co.uk (15/2/2020), Baru-baru ini seorang bayi yang lahir dari wanita terdiagnosis positif virus corona di China membuat bingung para ilmuwan.

Pasalnya, setelah melalui pengujian, bayi yang baru dilahirkan itu dinyatakan negatif untuk penyakit pernafasan.

5 Tank Kebanggaan TNI, Tembak Meriam Capai 250 m per Detik, Ada yang Bisa Membelah Ombak

Tips dan Trik Cara Bikin Anak Patuh ke Orangtua, Gunakan Cara Ini, Berikan Contoh yang Baik

Padahal, sebelumnya para ilmuwan menyatakan kekhawatirannya bahwa virus corona dapat ditularkan di dalam rahim.

Hal itu bukan tanpa dasar, karena sebagian besar kasus bayi yang dilahirkan dalam kondisi tersebut kemudian dinyatakan positif virus corona setelah melalui pengujian.

Tak ayal kenyataan itu membuat para ilmuwan terpecah pendapatnya tentang apakah virus corona dapat ditransfer ke bayi di dalam rahim atau tidak.

Diketahui sejak virus corona mewabah pada Desember tahun lalu, sangat sedikit bayi yang terinfeksi virus mematikan ini.

Namun pada awal bulan ini, seorang bayi di China yang lahir dari ibu pasien virus corona Wuhan atau yang kini resmi bernama COVID-19, didiagnosis dengan penyakit ini.

Penyakit tersebut menyebabkan si bayi mengalami masalah pernapasan dan dapat menyebabkan kematian 30 jam setelah melahirkan.

Petugas medis telah melakukan tes pada bayi tersebut 30 jam kemudian dan hasilnya ternyata positif.

Bayi itu pun kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Wuhan, yang ditunjuk oleh pemerintah untuk merawat semua anak yang terinfeksi.

Kondisi bayi tersebut stabil pada saat itu dan sedang diawasi dengan ketat.

Bukan 200 atau 100, Orang Ini Dapat Nilai 0 Saat Tes SKD CPNS 2019, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved