Pasarkan Produk Jiwasraya, Kejagung Bidik Jajaran Mantan Pejabat OJK

Kejagung juga sempat meminta keterangan ahli asuransi dan investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi.

Pasarkan Produk Jiwasraya, Kejagung Bidik Jajaran Mantan Pejabat OJK
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj
Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Pasarkan Produk Jiwasraya, Kejagung Bidik Jajaran Mantan Pejabat OJK 

Pasarkan Produk Jiwasraya, Kejagung Bidik Jajaran Mantan Pejabat OJK

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri keterlibatan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di periode sebelumnya terkait pemasaran produk Saving Plan dari PT Asuransi Jiwasraya.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan, untuk sementara pihak OJK yang telah dipanggil Kejagung masih ditetapkan sebagai saksi.

Asal tahu saja, Kejagung telah memeriksa Deputi Direktur Pengelolaan Investasi OJK Halim Haryono dan Arif Budiman yang diduga sebagai Deputi Direktur Pengawasan Transaksi Efek OJK, keduanya diperiksa sebagai saksi.

Selain itu, Kejagung juga sempat meminta keterangan ahli asuransi dan investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi.

"Belum (jadi tersangka). Nah kalau OJK ini pemeriksaan masih sebatas membantu kami untuk melihat semua transaksi. Kami masih konsentrasi di pemberkasan yang sudah kami tahan," ujarnya.

Prilly Latuconsina dan Duduk Mengangkang, dari Obrolan Hangat hingga selalu Gagal Pacaran dan Cinta

Emosi Hotman Paris Saat Programnya Ditegur KPI, Tunjukan Bukti Ini: Dimana Langgar Moralnya!

Live Streaming NBA All-Star 2020 Pagi Ini Pukul 08.00 WIB, Duel Ketat Tim LeBron vs Tim Giannis

"Tentang bagaimana OJK melakukan pengawasan terhadap kejadian ini tentunya tahap berikutnya akan kami lakukan pemeriksaan," kata Febrie kepada Kontan.co.id.

Dia juga tidak bisa menilai apakah pihak OJK berpotensi menjadi tersangka atau tidak. Karena, semua saksi yang diperiksa oleh Kejagung bisa saja jadi tersangka apabila ditemukannya alat bukti yang kuat.

Semua pihak terkait dalam perkara ini masih akan terus dilakukan pemeriksaan baik sebagai saksi maupun ahli.

Tujuannya guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved