Caroline Flack Ditemukan Bunuh Diri, Diduga Kasus Menyerang Pacar Jadi Pemicu

Mantan pembawa acara Love Island, Caroline Flack ditemukan tewas di flatnya di London, demikian keterangan resmi pihak keluarganya.

Penulis: Nani Rachmaini | Editor: Nani Rachmaini
instagram Caroline Flack
Artis Caroline Flack mengambil nyawanya sendiri 

Caroline Flack Ditemukan Bunuh Diri, Diduga Kasus Menyerang Pacar Jadi Pemicu

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan pembawa acara Love Island, Caroline Flack ditemukan tewas di flatnya di London, demikian keterangan resmi pihak keluarganya.

Pengacara keluarganya mengatakan artis itu telah mengambil nyawanya sendiri, bunuh diri.

Sebelumnya, Caroline sempat bermasalah dengan pengadilan, dan dengan acara Tv yang tengah dibintanginya.

Ternyata Caroline mundur dari acara show setelah didakwa menyerang pasangannya pada bulan Desember.

Ia juga akan diadili bulan depan.

Selain menghadirkan ITV's Love Island, ia juga menjadi tuan rumah bersama The X Factor dan memenangkan Strictly Come Dancing pada 2014.

Super Mewahnya Kamar Rehabilitasi Nunung di RSKO Cibubur, Digrebek Sule dan Andre Taulany

Australia Kaji Kenapa Indonesia Masih Nol Kasus Coronavirus, Soroti Kebiasaan Warganya

Keluarga itu mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kami dapat memastikan bahwa Caroline kami meninggal hari ini, tanggal 15 Februari.

"Kami akan meminta pers menghormati privasi keluarga pada saat yang sulit ini dan kami akan meminta mereka tidak berusaha menghubungi kami dan / atau memotret kami."

Menyerang Pacarnya

Pada saat kematiannya, dia telah digantikan oleh Whitmore untuk seri musim dingin Love Island.

Flack didakwa menyerang pacarnya dengan lampu setelah polisi dipanggil ke rumahnya pada bulan Desember.

Dia mengaku tidak bersalah di pengadilan pada bulan yang sama dan dibebaskan dengan jaminan dengan syarat dia tidak menghubungi Burton.

Pengacaranya mengajukan permohonan agar persyaratan jaminan ini dicabut, dengan alasan bahwa mereka tetap bersama, dan ingin menghabiskan Natal bersama.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan manajemennya mengkritik pihak pengadilan karena terus mengembar-gemborkan kasus tersebut, bahkan setelah pacarnya mengatakan dia tidak mendukungnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved