Virus Misterius Serang Nigeria, 15 Orang Tewas dalam 48 Jam, Wabah Sebabkan Muntah Bengkak dan Diare

Pemerintah Nigeria telah memperingatkan "epidemi aneh" yang menewaskan 15 orang dan menginfeksi puluhan orang dalam waktu kurang dari seminggu.

Virus Misterius Serang Nigeria, 15 Orang Tewas dalam 48 Jam, Wabah Sebabkan Muntah Bengkak dan Diare
Daily Mail
Pasien virus corona dibantu turun dar ambulans di Wuhan, China. 

Virus Misterius Serang Nigeria, 15 Orang Tewas dalam 48 Jam, Wabah Sebabkan Muntah, Bengkak dan Diare Hebat

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Nigeria telah memperingatkan "epidemi aneh" yang menewaskan 15 orang dan menginfeksi puluhan orang dalam waktu kurang dari seminggu.

Melansir The Independent (11/2/2020), wabah penyakit misterius itu, pertama kali tercatat akhir bulan lalu di Negara Bagian Benue, sebelah tenggara ibukota Abuja.

Wabah ini menyebabkan muntah, bengkak, dan diare.

Pada 3 Februari 2020, jumlah orang yang terkena endemik aneh tersebut telah meningkat menjadi 104 orang, menurut surat kabar Daily Post.

Senator Nigeria Abba Moro yang mewakili sebuah distrik di Negara Bagian Benue dalam resolusi Senat menyebutkan, sejumlah korban, semuanya diduga meninggal dalam waktu 48 jam setelah tertular penyakit tersebut.

VIDEO Viral, Siswi SMP Dibully Kawan-kawannya, Ditendang, Dipukuli Pakai Sapu, Begini Kata Polisi

Tak Diberi Rokok, Tiba-tiba Remaja Ini Tusuk Sopir Truk, Sempat Meleset, Kemudian Kena Bagian Dada

Resolusi itu juga mendesak Kementerian Kesehatan negara untuk mengirim para ahli ke pusat wabah untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyakit ini.

Ia juga menyerukan Pusat Pengendalian Penyakit Nigeria (NCDC) untuk menetapkan langkah-langkah pengawasan untuk menahan penyebarannya.

Menteri Kesehatan Osagie Ehanire mengatakan dalam sebuah acara pada hari Jumat (7/2/2020) bahwa penyakit itu tampaknya bukan demam Ebola atau Lassa, dua virus yang berpotensi fatal menyebar di Afrika Barat.

Menurutnya, juga tampaknya bukan virus corona novel 2019, yang berasal dari Wuhan, China dan sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.115 orang.

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved