Pelaku UKM Sungai Bahar: Program P2DK Cek Endra Bantu Ekonomi Desa
Bupati Sarolangun yang didorong masyarakat untuk menjadi Gubernur Jambi H. Cek Endra diharapkan bisa menjadi pemimpin Jambi
Pelaku UKM Sungai Bahar: Program P2DK Cek Endra Bantu Ekonomi Desa
Bupati Sarolangun yang didorong masyarakat untuk menjadi Gubernur Jambi H. Cek Endra diharapkan bisa menjadi pemimpin Jambi kedepan. Hal itu dikarenakan perhatiannya yang besar terhadap pembangunan ekonomi desa.
Kelompok UKM Sungai Bahar yang tergabung dalam Pengrajin Batik Panca Mulya sangat tertarik dengan program Percepatan Pembangunan Desa/Kelurahan (P2DK) yang digagas oleh Cek Endra. Gustin sebagai ketua kelompok berharap Cek Endra bisa jadi gubernur dan membawa program tersebut hingga ke Sungai Bahar, Muaro Jambi.
"Mudah-mudahan nanti program tersebut sampai ke Sungai Bahar. Sebagai penggiat UKM desa, kami mendukung sekali program tersebut," ungkap Gustin.
Diketahui, P2DK merupakan program unggulan Cek Endra dalam membangun ekonomi desa di Sarolangun. Melalui program tersebut, masyarakat desa diberi bantuan dana diluar Dana Desa ataupun APBN. Masyarakat desa diminta mengelola sendiri dana tersebut semaksimal mungkin guna pembanguan ekonomi.
Dengan adanya program P2DK, Gustin menyampaikan Cek Endra pantas menjadi gubernur. Ia beralasan bahwa Cek Endra sudah berbuat serta memiliki ide yang telah terealisasi bagi pembangunan desa.
"Programnya untuk menyejahterakan terus dilanjutkan. Agar ibu-ibu rumah tangga juga bisa mencari penghasilan tambahan untuk di rumah," ucap Gustin.
Oleh karena itu, Gustin menyebut Cek Endra pantas menjadi Gubernur Jambi. Selain punya program kerakyatan, menurutnya Cek Endra tipe orang yang bersahaja.
"Orangnya saya lihat tenang, bersahaja, bijaksana, cocok jadi gubernur. Mudah-mudahan beliau jaga amanah rakyat," kata Gustin.
Cek Endra sangat memperhatikan pembangunan desa, terutama ekonomi desa. Dengan program P2DK ia ingin masyarakat bisa lebih maju dan mandiri secara ekonomi. Menurutnya, semua pembangunan ekonomi harus bermula dari desa.
"Yang penting itu desa atau dusunnya. Kalau dusunnya maju maka kabupaten, provinsi ikut maju. Tapi kalau ekonomi dusunnya lemah, makanya ekonomi provinsi juga lemah. Itu harus jadi perhatian," pungkas Cek Endra.