Berita Nasional

Garang Saat Hina Wali Kota Surabaya di Medsos, IRT Ini Mendadak Berubah Kala Bertemu Tri Risma

Garang Saat Hina Wali Kota Surabaya di Medsos, IRT Ini Mendadak Berubah Kala Bertemu Tri Risma

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Surya Surabaya
Biodata Zikria Dzatil, Penghina Wali Kota Risma yang Menangis setelah Ditangkap, Senin (3/2/2020). 

Garang Saat Hina Wali Kota Surabaya di Medsos, IRT Ini Mendadak Berubah Kala Bertemu Tri Risma

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah muncul di media sosial ujaran kebencian terhadap Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Pemkot Surabaya melalui kepala bagian hukum telah melaporkan pemilik akun Facebook benama Zikria Dzatil atas dugaan penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Pelapor adalah Ira Tursilowati, Kabag Hukum Pemkot Surabaya yang telah menerima kuasa dari Risma, Selasa (21/1/2020).

Siapa Sosok Zikria Dzatil Sebenarnya? IRT yang Ditangkap karena Dianggap Hina Tri Rismaharini

Banjir Genangi Jalan Wonokromo (Depan RSI Surabaya), Sejumlah Kendaraan Mogok di Tengah Banjir

Info Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 28 Januari 2020, Jambi dan Surabaya Diprediksi Hujan Lokal

Setelah dilaporkan ke polisi, pemilik akun diduga telah menghapus akun Facebooknya. "Akun tersebut sudah tidak ada, saat ini sudah dihapus," terang Febri.

Setelah dilaporkan Forum Arek Surabaya Wani menggelar aksi di depan Markas Polrestabes Surabaya menuntut polisi menindak tegas akun media sosial yang diduga telah menghina Wali Kota Surabaya.

Korlap Aksi, Widodo mengatakan akun yang bernama Zikria Dzatil telah beberapa kali mengunggah foto disertai keterangan bernada hinaan pada Risma.

"Pada tanggal 16 Januari akun atas nama Zikria Dzatil mengunggah foto Ibu Tri Rismaharini di media sosial Facebook dengan keterangan bertuliskan, 'Anjirr.. Asli ngakak abiss.. Nemu ni foto sang legendaris kodok betina' disertai foto Bu Wali," kata Widodo.

Kemudian, lanjut Widodo, pada 22 Januari 2020 pihaknya juga menemukan unggahan bernada hinaan oleh akun lain atas nama Farel Grunch, yang juga merendahkan Risma.

"Akun atas nama Farel Grunch dengan caption bertuliskan 'Calon TKW lagi ditraining mau dikirim ke Arab Saudi'," ujar Widodo.

Ia berpendapat, unggahan tersebut telah melukai perasaan warga Kota Surabaya, khususnya kepada Risma secara personal. Selain itu unggahan bernada kebencian dinilai tidak mencerminkan demokrasi yang sehat.

"Kami sangat menyayangkan adanya perilaku yang tidak terpuji dari beberapa oknum yang telah merendahkan martabat dan harga diri Bu Risma, kami minta polisi segera menindak tegas," tutur dia.

Bahas Pilkada 2024, Wacana Kepala Daerah Kembali Dipilih DPRD Muncul di Jambi

Geger Penemuan Mayat di Jurang, Ternyata Jasad Edward Silaban yang Tewas Saat Tagih Utang Rp70 Juta

Oknum Polwan Selingkuh dengan Perwira Polisi, Suami Sudah Maafkan, Malah Diulang Check In di Hotel

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan penyidik Polrestabes Surabaya masih perlu mendalami akun tersebut.

Sebab, akun media sosial tersebut, beserta unggahan bernada kebencian itu, diduga telah dihapus oleh pemilik akun.

Saat ini, kasus yang ditanganinya itu masih dalam tahap penyelidikan.

"Masih dalam tahap penyelidikan tentang akun itu, karena akun itu sendiri sekarang sudah tidak aktif," jelas Sudamiran, Jumat (24/1/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved