Berbondong-bondong ke DPRD, Honorer di Muarojambi Minta Dewan Perjuangkan Nasibnya

Miad menerangkan bahwa gaji honorer sesuai SK dari kepala sekolah selama ini hanya mengandalkan gaji dari dana BOS.

Berbondong-bondong ke DPRD, Honorer di Muarojambi Minta Dewan Perjuangkan Nasibnya
Tribunjambi/Samsul Bahri
Forum Guru Honorer Kabupaten Muarojambi melakukan dialog bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muarojambi, Senin (3/1). 

Berbondong-bondong ke DPRD, Honorer di Muarojambi Minta Dewan Perjuangkan Nasibnya

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Forum Guru Honorer Kabupaten Muarojambi melakukan dialog bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muarojambi, Senin (3/1). Acara dialog ini dilaksanakan di ruang rapat gabungan DPRD Kabupaten Muarojambi.

Kehadiran dari sejumlah guru honorer disambut langsung oleh anggota dewan dari Komisi I dan Wakil Ketua II DPRD Muarojambi, M.Haikal. Sementara itu, Miad, ketua forum guru honorer Kabupaten Muarojambi menyampaikan keluhannya terkait masalah gaji honorer yang selama ini dinilai masih sangat kurang.

"Saat ini kami sebagai honorer menerima gaji yang kami merasa kurang layak, kehadiran kami di sini, kami minta agar DPRD Muarojambi bisa memperjuangkan nasib kami sebagai honorer dengan penerimaan gaji yang layak," terangnya.

Kecelakaan Maut di Simpang Rimbo Jambi, Polisi Tes Urin Supir Toyota Fortuner yang Tabrak Lima Motor

Proyek Asrama Haji di Jambi Dimodali Seorang Dokter, Bambang Dijanjikan Uang Rp14 Miliar

VIDEO: Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Wilayah Sarolangun Terendam Banjir

Lebih lanjut, Miad menerangkan bahwa gaji honorer sesuai SK dari Kepala Sekolah selama ini hanya mengandalkan gaji dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang keluar tiga bulan sekali. Sementara untuk honorer yang memiliki SK Kabupaten menerima gaji sebesar Rp600 ribu per bulan yang dinilai masih belum layak.

"Gaji ini kami sebut belum layak, apalagi yang mengandalkan gaji ini saja. Kami juga akan terus memperjuangkan masalah kenaikan gaji ini, harapan kami gaji kami ini setara UMP lah," sebutnya.

"Kami sebagai dewan mendukung dari aspirasi para guru honorer yang memperjuangkan nasibnya terhadap gaji ini. Nanti akan kami sampaikan ke pemerintah pusat terkait dengan hal ini," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ulil Amri yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muarojambi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Muarojambi.

Ia mengatakan akan berupaya meningkatkan anggaran untuk kesejahteraan para guru honorer melalui TAPD yang nantinya akan di bahas di DPRD.

"Tentunya kita akan berupaya membantu memperjuangkan kesejahteraan para guru honorer yang ada di Kabupaten Muarojambi ini, salah satunya dengan meningkatkan anggaran melalui TAPD yang akan kita bahas di DPRD Kabupaten Muarojambi ke depannya," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved