Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Intelijen Sadap Telepon di Rumah Letkol Susdaryanto, Ternyata Kerja Sama Agen Rahasia Rusia

Sebelum penangkapan, intelijen Indonesia melakukan penyadapan di rumah Letkol Susdaryanto di Tanjung Priok. Apa yang terjadi kemudian di luar dugaan.

Editor: Duanto AS
Kolase Tribun Jambi
Badan Intelijen Negara. 

Sebelum penangkapan, intelijen Indonesia melakukan penyadapan di rumah Letkol Susdaryanto di Tanjung Priok. Apa yang terjadi kemudian di luar dugaan.

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi intelijen Indonesia ini terjadi pada 1980-an.

Kiprah intelijen Indonesia membekuk agen rahasia Rusia yang beraksi di Indonesia, patut diacungi jempol.

Saat itu, anggota Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) berhadapan dengan agen KGB Rusia bernama Alexander Pavlovich Finenko (36).

Tukang Bakso Itu Ternyata Intelijen Kepolisian, Mengapa Warga Tak Pernah Menyangka

Profesor Intelijen dari Kopassus Luka Parah Kena Tusuk, Pistolnya Melorot ke Dalam Celana

Cerita berawal ketika Alexander Pavlovich menyamar jadi manajer perwakilan Perusahaan Penerbangan Aeroflot, saat berada di Indonesia. Aeroflot merupakan maskapai asal Rusia.

Pada tahun-tahun itu, Perang Dingin sedang memanas.

Indonesia yang sangat dikenal antikomunis, menjadi sasaran utama para agen KGB.

Sebaliknya agen-agen KGB atau orang-orang Rusia yang sedang berada di Indonesia juga mendapat perhatian khusus dari Bakin.

Dituliskan di intisari online, Finenko mulai dimonitor secara ketat oleh Bakin, salah satu tekniknya adalah dengan penyadapan telepon.

Di Indonesia, Finenko memanfaatkan Letkol Susdaryanto untuk membocorkan rahasia negara.

Sebagai perwira TNI AL yang bertugas pada Dinas Pemetaan Angkatan Laut, data-data kelautan yang bisa diakses Susdaryanto menjadi target yang sangat penting bagi KGB.

Letkol Susdaryanto sejatinya seorang perwira yang cerdas dan pernah di sekolahkan di Amerika Serikat.

Tapi dia akhirnya jadi mata-mata KGB .

Diduga, karena faktor uang dan karier.

Berkarya di Departemen Pemetaan, jelas membuat karier Susdaryanto mentok.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved