Isu Beras Plastik, Tim Satgas Pangan Merangin Cek 12 Sampel Beras di Pasar

Isu beras plastik di Kabupaten Merangin beredar luas. Isu ini membuat pemerintah Kabupaten Merangin bertindak cepat.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
KOMPAS.com/Andri Donnal Putera
ilustrasi beras 

Isu Beras Plastik, Tim Satgas Pangan Merangin Cek 12 Sampel Beras di Pasar

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Isu beras plastik di Kabupaten Merangin beredar luas. Isu ini membuat pemerintah Kabupaten Merangin bertindak cepat.

Tim Satgas Pangan Kabupaten Merangin langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan di beberapa pasar di kawasan kota Bangko.

Ada 12 sampel beras yang diambil oleh tim Satgas Pangan Kabupaten Merangin. Nantinya sampel beras tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk diuji apakah seluruh sampel beras tersebut terindikasi beras plastik atau tidak.

Setelah diuji, tim Satgas Pangan Kabupaten Merangin tidak menemukan beras plastik yang diisukan telah beredar di Kabupaten Merangin. Bagi warga yang ingin mengetahui perbedaan beras plastik dengan beras asli bisa mengetahui dengan ciri-ciri jika beras asli mempunyai warna putih susu, sedangkan untuk beras palsu mempunyai warna putih mengkilat.

Minta Jalan Diperbaiki, Warga Kota Jambi Guling-guling di Jalan Becek

Demi Standar Mutu Kayu Manis di Kerinci, KPHP Kerinci Jalin Kerja Sama dengan Penabulu

VIDEO: Hanya 10 Hari, China Bangun Rumah Sakit 1.000 Tempat Tidur Khusus Penderita Virus Corona

Selain itu untuk ukuran beras asli berbentuk heterogen sedangkan beras palsu berukuran homogen. Beras asli mempunyai bau khas beras, sedangkan beras palsu tidak mempunyai bau khas beras. Apabila direndam beras asli akan tenggelam sedangkan beras palsu akan mengapung.

Asisten Dua Setda Merangin Mardansyah Saidi, menjelaskan jika di Kabupaten Merangin tidak ada beredar beras palsu baik di Pasar Tradisional maupun di took-toko swalayan yang ada di Kabupaten Merangin.

“Tim Satgas Pangan kita sudah mengambil sampel sebanyak 12 macam beras dan di uji, hasil uji sampel tersebut tidak ditemukan beras plastik atau palsu,” ujar Mardiansyah.

Mardiansyah juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Merangin tidak perlu takut dan khawatir untuk membeli beras di pasar tradisional maupun di swalayan yang ada di Kabupaten Merangin.

“Kami pemerintah menjamim beras plastik atau palsu tidak ada di Kabupaten Merangin, dan semua beras yang beredar di Kabupaten Merangin beras asli,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved