Daerah Resapan Dibangun Perumahan, Warga Kotabaru Khawatir hingga Dewan Turun Tangan

Warga RT 12 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru mengkhawatirkan adanya rencana pembangunan perumahan di wilayah tersebut.

Daerah Resapan Dibangun Perumahan, Warga Kotabaru Khawatir hingga Dewan Turun Tangan
Tribunjambi/Rohmayana
Anggota komisi III DPRD Kota Jambi melakukan mediasi dengan warga┬áRT 12. 

Daerah Resapan Dibangun Perumahan, Warga Kotabaru Khawatir hingga Dewan Turun Tangan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Warga RT 12 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru mengkhawatirkan adanya rencana pembangunan perumahan di wilayah tersebut. Pasalnya pemilik tanah berencana akan melakukan penimbunan di tanah milik mereka yang notabene merupakan daerah resapan.

Namun setelah dimediasi bersama dengan Ketua RT setempat, lurah dan Komisi III DPRD Kota Jambi, permasalahan tersebut telah menemui titik temu.

Awalnya warga di RT tersebut tak menyetujui jalan tersebut dilalui oleh truk pengangkut tanah. Namun setelah dilakukan mediasi, pemilik tanah bersedia memberikan ganti rugi atas kerusakan jalan dan akan memberikan kepada warga senilai Rp10 juta untuk kas RT sebagai jaminan awalnya.

Selain itu juga, karena merupakan daerah resapan, pemilik tanah juga berencana membangun drainase untuk disalurkan ke saluran utama.

“Intinya saya tidak mau ada polemik, segala persayaratan akan kami penuhi,” kata Paid, pemilik tanah.

BREAKING NEWS Warga Paku Aji Bungo Hilang, Baju Ditemukan Dekat Sungai Batang Tebo

Dilirik Fachrori Jadi Wakil, H Bakri: Saya Maju Sebagai Calon Gubernur Bukan Wakil

Lagi Latihan Renang, Seorang Siswi di Tebo Meninggal Tenggelam

Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi, M Yasir mengatakan bahwa kedatangannya di tengah masyarakat RT 12 Kelurahan Suka karya tersebut merupakan bentuk pengawasan. Pasalnya berdasarkan laporan ada aktivitas penimbunan di kawasan resapan.

“Tapi tadi sudah kita jelaskan, sudah clear tak ada masalah,” katanya.

Sementara Sekretaris Komisi III DPRD Kota Jambi, Joni Ismed mengatakan bahwa pihaknya menyarankan kepada pemilik lahan untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Hal itu karena lahan tersebut selama ini berfungsi sebagai daerah resapan. Dikhawatirkan nantinya ada timbul masalah baru.

“Saya sarankan untuk koordinasi dengan dinas terkait, supaya mendapat arahan. Intinya pemilik lahan harus melengkapi perizinan terlebih dahulu,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Umar Faruk. Sebagai sesama warga, tak ada larangan untuk membangun, apalagi diatas tanah pribadi. Namun, pemilik lahan harus tetap mematuhi aturan yang ada.

“Setelah kita mediasi tadi, ada iktikad baik dari pemilik lahan. Dia mau membangun drainase dan jalan jika terjadi kerusakan. Yang bersangkutan juga akan mengurus ijin,” katanya.

Menurutnya, kehadirannya di RT 12 Kelurahan Suka Karya adalah guna meredam amarah masyarakat terkait rencana adanya penimbunan untuk kawasan perumahan.

“Masih rencana, tapi tadi sudah kita sampaikan asal tidak melanggar izin silahkan saja,” katanya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved