Peristiwa 2035, Ramalan Bill Gates yang Terbukti Satu Demi Satu, Peristiwa Besar yang Mengerikan
Pendiri Microsoft kala itu mengatakan wabah virus mematikan jadi ancaman ketiga terbesar di dunia. Lantas apa yang akan terjadi pada 2045?
Peristiwa 2035, Ramalan Bill Gates yang Terbukti Satu Demi Satu, Peristiwa Besar yang Mengerikan
TRIBUNJAMBI.COM - Apa yang diramalkan Bill Gates sudah menjadi kenyataan.
Pada 2018, Bill Gates memprediksi akan ada ancaman virus berbahaya, seperti virus Corona, yang mengancam kehidupan manusia.
Pendiri Microsoft kala itu mengatakan wabah virus mematikan jadi ancaman ketiga terbesar di dunia.
Dia mengatakan dua ancaman lainnya, yakni perubahan iklim dan perang nuklir.
Lantas apa yang akan terjadi pada 2035?

Melihat dunia yang kini ramai mengantisipasi masuknya wabah atau virus Corona di negara dan wilayahnya masing-masing.
Membuat beberapa negara di dunia melakukan banyak antisipasi.
• Ternyata Segini Penghasilan Bill Gates, Bisa Dapat Rp 5,5 Juta per Detik, Harta Tak Habis 7 Turunan
• Siapa Sebenarnya Johny Indo, Robin Hood Indonesia Bersama Gangster Pachinko Kerap Rampok Orang Kaya
• FOTO-FOTO Penampakan Kucing Hutan Cantik di Bangko yang Ditangkap Pakai Tudung Saji
Dunia tengah dalam kekhawatiran terkait merebaknya virus corona. Pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China, virus corona saat ini sudah merebak ke 12 negara di berbagai belahan dunia.
Virus yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) ini telah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China.
Menyoal virus mematikan tersebut, Bill Gates ternyata sudah memprediksi ancaman virus tersebut sejak tahun 2018.
Menurutnya, wabah virus mematikan jadi ancaman ketiga terbesar di dunia. Dua ancaman lainnya yakni perubahan iklim dan perang nuklir.
"Dunia perlu mempersiapkan diri terkait wabah yang harus kita persiapkan sebagaimana kita mengantisipasi perang," ucap Bill Gates seperti dikutip dari Business Insider, Senin (27/1/2020).
Pendiri Microsoft ini menyamakan wabah corona saat ini dengan wabah flu yang terjadi di tahun 1918 yang menewaskan jutaan penduduk bumi.

Masa inkubasi virus tersebut antara 1 hingga 14 hari. Kemungkinan jumlah kasusnya akan terus meningkat. Coronavirus baru, imbuhnya juga menular selama inkubasi yang berbeda dari SARS.
Sebelum ramai ditemukannya virus corona ini, China pernah digegerkan oleh SARS pada 2003-2004. Saat itu epidemi SARS disebabkan oleh kebiasaan orang China memakan musang. Kasus pertama SARS di dunia tercatat di Guangdong pada November 2002.