Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar Saat Amankan Demo, Keluarga Terdakwa Histeris dan Pingsan Saat
Pengadilan Negeri Cianjur, Jawa Barat, Rabu (22/01/2020), menggelar sidang perdana kasus polisi terbakar saat pengamanan aksi unjuk rasa di depan gerb
TRIBUNJAMBI.COM- Pengadilan Negeri Cianjur, Jawa Barat, Rabu (22/01/2020), menggelar sidang perdana kasus polisi terbakar saat pengamanan aksi unjuk rasa di depan gerbang Pendopo Bupati Cianjur, pada Kamis, 15 Agustus 2019 lalu.
Dalam persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan dan eksepsi terdakwa itu, majelis hakim yang dipimpin Glorious Anggundoro menghadirkan lima orang terdakwa, yakni R, OZ, AB, MF, dan RR.
Kelima terdakwa berstatus sebagai mahasiswa. Sidang yang digelar di ruang Tirta itu dihadiri keluarga para terdakwa, termasuk dari pihak keluarga korban.
• BREAKING NEWS Selama 3 Bulan ke Depan Kota Sungai Penuh Siaga Bencana!
• Hasil Otopsi Belum Keluar, Teddy Mendadak Serahkan Warisan Lina Mantan Sule ke Putri Delina Ada Apa?
• Spoiler One Piece Chapter 969 Oden Bakal Hadapi Kaido dan Berikan Bekas Luka yang Besar?
Tampak istri anumerta Ipda Erwin Yudha Wildani hadir di persidangan kendati hanya sebentar.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Cianjur, Slamet, mengatakan, penerapan pasal terhadap para terdakwa berbeda-beda, tergantung peran masing-masing mereka dalam perkara tersebut.
Terberat pasal 214 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
"Namun, peran masing-masing mereka seperti apa, nanti akan dibuktikan di fakta persidangan,” kata Slamet kepada wartawan, usai sidang, Rabu.
• FOTO-FOTO Naskah Ejaan Lama Otonomi Daerah Jambi 1957, Dokumen Kakek Zakaria di Lemari Kuno
• Kisah Tragis Adi Ramdani, Bocah 11 Tahun Tewas Digigit Ular Weling yang Ditangkapnya
• Oknum Ustaz di Bangkalan Ajak Santrinya Ramai-ramai Isap Sabu, Alasannya Tak Ada Dalam Alquran
Sidang berikutnya akan digelar pada 12 Februari mendatang dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi kuasa hukum terdakwa.
“Di persidangan nanti akan dihadirkan 27 saksi. Namun, nanti akan kita pilah-pilah saksi mana yang kualitasnya bisa kita dengarkan,” ucapnya.
Sementara, tim kuasa hukum terdakwa, yang diwakili Iwan Permana, berharap, eksepsi yang disampaikan di persidangan tadi bisa diterima majelis hakim.
Pihaknya menilai, eksepsi atau keberatan terhadap dakwaan jaksa dikarenakan ada beberapa penerapan pasal yang dilakukan secara kumulatif.
• Film Bioskop Tayang Februari 2020 - Bird of Prey, Sonic The Hedgehog, Brahms: The Boy II
• Selama 7 Tahun dan Nikah Siri, Pria Ini Ngaku Jadi TNI AU, Keluarga Istri Curiga karena Hal Ini
• Zumi Zola Pakai Batik, Erwan Malik dan Supriyono Kompak Pakai Kemeja Putih
• Ngaku Anggota TNI, Rahasia Pria Asal Blora Terungkap Setelah 7 Tahun Bersama Istri Sirri
"Harusnya dibeda-bedakan, jangan disatukan. Misalkan ada beberapa pasal yang harusnya pihak jaksa menggunakan pasal yang terberat saja, jangan kumulatif," kata dia.
Selain penerapan pasal yang tidak relevan tersebut, dakwaan juga dinilai cacat hukum karena tidak menggunakan sistematisasi tata cara pembuatan surat dakwaan yang diamanatkan hukum acara pidana.
"Karena itu, kita akan ajukan ke majelis hakim agar para terdakwa dibebaskan. Mudah-mudahan bisa dikabulkan dalam putusan sela nanti," ujar Iwan.
Sidang yang mendapat penjagaan ketat polisi itu sendiri berlangsung tertib.
Keluarga terdakwa sempat menangis histeris hingga jatuh pingsan saat melihat kerabatnya digiring ke mobil tahanan usai sidang.
Sebagai informasi, empat orang anggota polisi mengalami luka bakar saat pengamanan aksi unjuk rasa gabungan elemen mahasiswa di depan gerbang Pendopo Bupati Cianjur, Kamis (15/08/2019).
Salah satu korban, yakni Ipda Erwin Yudha Wildani, meninggal setelah menjalani perawatan intensif di RS Pusat Pertamina, Jakarta, selama 11 hari.
Bhabinkamtibmas Polsek Kota itu mengalami luka bakar mencapai 70 persen.
Sedangkan tiga korban lainnya harus menjalani perawatan intensif di RS Hasan Sadikin Bandung, akibat luka bakar mencapai 40 persen.
Aksi unjuk rasa berujung anarkistis itu bermula saat polisi tengah berupaya memadamkan api dari ban yang dibakar pengunjukrasa.
Tiba-tiba seorang oknum demonstran melemparkan plastik berisi cairan bensin ke arah kerumunan yang mengakibatkan empat anggota polisi terbakar.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris"
Kasus 4 Polisi Terbakar di Cianjur, Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka
Tersangka dalam insiden terbakarnya empat anggota polisi di Cianjur kini bertambah.
Polisi menetapkan lima tersangka. Kelima tersangka ini berinisial R, OZ, AB, MF dan RR.