Pria Hilang di Tanjabbar

Guru Honorer Tenggelam di Sungai Pengabuan, Saudara Akui Korban Punya Riwayat Epilepsi

Seorang warga bernama Abu Bakar (38) warga Desa Kempas Jaya RT 21, Kecamatan Senyerang dikabarkan tenggelam di Sungai Pengabuan.

Guru Honorer Tenggelam di Sungai Pengabuan, Saudara Akui Korban Punya Riwayat Epilepsi
Tribunjambi/Darwin
Tim Basarnas Pos Siaga Kuala Tungkal menurunkan Kapal RIB (Rigit Inflatable Boat) dan Rubber Boat untuk melakukan pencarian korban diduga tenggelam, Abu Bakar (38) di Sungai Pengabuan. 

Guru Honorer Tenggelam di Sungai Pengabuan, Saudara Akui Korban Punya Riwayat Epilepsi

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -  Tim Basarnas Pos Siaga Kuala Tungkal menurunkan Kapal RIB (Rigit Inflatable Boat) dan Rubber Boat untuk melakukan pencarian korban diduga tenggelam, Abu Bakar (38) di Sungai Pengabuan tepatnya di wilayah Desa Kempas Jaya, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjab Barat, Rabu (22/1/2020) sore.

Abu Bakar (38) warga Desa Kempas Jaya RT 21, Kecamatan Senyerang yang juga merupakan guru honorer SD 114/V dikabarkan tenggelam di Sungai Pengabuan pada hari Rabu (22/1/20) sekitar pukul 17.30 WIB.

Ketua RT 21, Hamsar yang juga merupakan abang ipar korban mengatakan korban ini memiliki riwayat penyakit epilepsi.

“Korban ini biasanya kalau penyakitnya kambuh bisa kaku dan tidak sadarkan diri," ungkapnya.

Korban ini diduga jatuh ke sungai sekitar pukul 17.30 WIB.

BREAKING NEWS Hanya Ditemukan Sandalnya, Pria Paruh Baya di Desa Kempas Jaya Diduga Tenggelam

Siapa 13 Pemuda Jambi yang Tertera di Dokumen Lawas di Lemari Kuno Kakek Zakaria?

"Malam tadi, kami bersama puluhan warga juga sudah terjun ke sungai untuk melakukan pencarian," ujarnya.

Dari malam hingga saat ini warga telah melakukan pencarian korban, namun hingga saat korban juga belum ditemukan.

Di lokasi pencarian, saat tim Basarnas sedang melakukan pencarian menggunakan Rubber Boat di sekitar lokasi korban tenggelam.

Selain tim Basarnas, pihak Kepolisian Polsek Pengabuan dan masyarakat sekitar juga melakukan pencarian dengan menggunakan pompong maupun speed boat. Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved