241 Orang Terkena DBD di Muarojambi Sepanjang 2019, November Jumlah Meningkat Pesat
Penderita Demam Berdarah Dongue (DBD) di Kabupaten Muarojambi sepanjang tahun 2019 terdata sebanyak 241 kasus.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
241 Orang Terkena DBD di Muarojambi Sepanjang 2019, November Meningkat Pesat
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Penderita Demam Berdarah Dongue (DBD) di Kabupaten Muarojambi sepanjang tahun 2019 terdata sebanyak 241 kasus. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kabupaten Muarojambi, Afifudin.
Ia menyebutkan bahwa berdasarkan tren kasus DBD dari Januari hingga Desember, kata Afif, Oktober hingga Desember merupakan jumlah yang paling banyak mengalami DBD.
"Kalo kita lihat trennya yang paling banyak itu di akhir tahun, di November itu terdata sebanyak 70 orang yang mana sebelumnya di Oktober hanya ada 10 kasus, sementara di Desember turun menjadi 16 kasus," ujarnya.
• Ratusan Orang Terserang DBD, DPRD Tanjab Barat Sidak ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
• Sidang Suap Ketok Palu: Wakil Bupati Sarolangun Saling Bantah dengan Kusnindar
Lebih rinci disampaikan oleh Afif, untuk Januari 2019 terdata sebanyak 24 kasus dan mengalami kenaikan kasus pada Februari sebanyak 51 kasus. Sementara itu, untuk Maret mengalami penurunan menjadi 15 kasus dan pada April turun lagi menjadi 8 kasus.
"Jadi kalo kita lihat memang angkanya naik turun, di Mei kasusnya naik menjadi 10 kasus dan Juni terdata ada 14 kasus. Untuk Juni itu ada 7 kasus, Agustus sama dan September terdata ada 9 kasus," pungkasnya.