Berita Selebritis
Update Kondisi Buruk Ashanty, Hasil Cek Darah Ada Kandungan Merkuri Tinggi, Ternyata Ini Bahayanya
Tubuh istri Anang Hermansyah, Ashanty ternyata memiliki kandungan merkuri yang sangat tinggi. Bisa mengancam keselamatan Ashanty.
Update Kondisi Buruk Ashanty, Hasil Cek Darah Ada Kandungan Merkuri Tinggi, Ternyata Ini Bahayanya
TRIBUNJAMBI.COM - Penyakit istri Anang Hermansyah, Ashanty kembali jadi sorotan publik.
Beberapa hari lalu, hasil cek darah Ashanty nampaknya kurang baik.
Tubuh istri Anang Hermansyah, Ashanty ternyata memiliki kandungan merkuri yang sangat tinggi.
Jelas saja, kandungan merkuri yang sangat tinggi bisa mengancam keselamatan Ashanty.
Seperti diketahui, keracunan merkuri dapat berbahaya dan berefek negatif pada tubuh.
Kandungan merkuri yang ada di tubuh Ashanty berasal dari ikan yang terpapar merkuri.
Ikan tersebut dikonsumsi Ashanty yang sedang mencoba pola makan sehat.
"Merkuri aku tinggi, dari satu sampai sepuluh, aku 9,8 jadi kurang bagus untuk tubuh kita. Jadi aku sekarang hati-hati makan ikan. Jadi bukan ikannya yang enggak sehat, jangan salah persepsi loh ini," kata Ashanty saat konferensi pers pembukaan gerai makanannya di kawasan Pndok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2020), seperti dikutip dari Kompas.
Dokter memberikan beberapa vitamin agar kondisi Ashanty kembali sehat.
"Kemarin agak rada stres karena dapat vitamin banyak banget dari dokter, kan, aku tuh dapat hasil darah jelek karena makanan," jelasnya.
Ashanty berusaha agar tidak begitu memikirkan kondisi kesehatannya.
Ia enggan membahas penyakitnya terlalu panjang.
• Sarita Abdul Mukti Tak Sudi Bertemu Jennifer Dunn, Eks Istri Faisal Haris: Nggak Akan, Nggak Usah!
• Mobil Milik Eka Deli, Ello dan Pejabat Kemenkum HAM Disita Terkait Kasus Investasi Bodong MeMiles
• Viral, Cara Membuat Tulisan di Google Docs Tanpa Mengetik, Gunakan Fitur Suara Ini
• Sopir dari Bus Terbalik di Subang Tinggalkan 6 Orang Anak, Sosok Pekerja Keras dan Tulang Punggung

Menurutnya, penyakit itu bisa muncul dari pikiran.
"Sehat. Duh jangan bahas sakit-sakit melulu. Enggak boleh dibahas. Semua itu ada di dalam pikiran," katanya.