Detik-detik Pembunuhan Hakim PN Medan Pelaku Berdebat Lebam, Zuraida Tidur dengan Jasad Jamaluddin
Fakta baru pembunuhan hakim PN Medan oleh istrinya sendiri, ketiga pelaku sempat bingung karena tak sesuai skenario, hingga Zuraida Hanum 3 jam tidur
Tiga tersangka berdebat soal lebam di hidung
Setelah itu, ketiganya berdebat karena melihat ada lebam di hidung korban.
Perdebatan itu terjadi karena dalam skenarionya, korban meninggal dunia karena jantung.
Adanya lebam itu, membuat skenario pertama gagal sehingga harus dibuang karena kalau ketahuan polisi bisa mencurigainya.
Perdebatan itu, dilakukan ketiga tersangka sambil duduk di lantai, di samping tempat tidur yang di atasnya tergolek terlentang mayat seorang hakim di PN Medan.

Adegan berlanjut, JP dan RF disuruh ke lantai tiga.
Adegan itu dilewati dan dilanjutkan dengan adegan selanjutnya dengan membawa korban ke mobil sekitar pukul 03.00-04.00 WIB.
Seharusnya, korban meninggal seolah-olah kena serangan jantung
Menurut Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, rangkaian adegan di rumah korban berakhir pada jam 04.00 WIB tanggal 29 November 2019.
"Perdebatan yang terjadi karena tidak sesuai dengan rencana awal. Karena di skenario kan pelaku korban meninggal karena serangan jantung," kata Martuani Sormin.
"Istri korban masih sempat tidur dengan jasad suaminya selama kurang lebih tiga jam sebelum dibuang jasad itu," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, adegan dalam rekonstruksi tahap II ini pertama kali dilakukan di perumahan Graha Johor.
Di tempat itu, ZH menjemput JP dan RT dengan mobil Toyota Camry hitam lalu membawanya ke dalam rumah.
• Heboh, Live Fb Pemuda Kasang Pudak, Semua Gara-gara Kau Lalu Bunuh Diri
• Peringatan Dini BMKG Jumat (17/1) - Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir Diprediksi Mendominasi
Rekonstruksi tahap II, total 77 adegan
Adegan berikutnya dilakukan di rumah korban di Jalan Aswad, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.