Cinta Segitiga, Seorang Janda Tewas Di Tangan Pacar, Ayah Korban : 'Nyawa Harus Dibayar Nyawa'
Rupanya sebelum tewas, janda tersebut jalani cinta segitiga, jalin kisah asmara dengan pelaku namun juga dengan ayah pelaku.
Dan menikam korban secara membabi buta di atas rumah kontrakan korban.
"Saya itu tadinya mau tanya baik-baik aja tapi dia (korban) malah ribut dan bentak-bentak saya," ujarnya.
"Saya naik darah makanya saya tikam," kata Zahiruddin kepada Tribunkaltim.co saat kegiatan rilis di Mapolresta Balikpapan, Rabu (15/1/2020).
Zahiruddin menjelaskan bahwa dirinya sudah menjalin kisah percintaan engan korban sejak 9 bulan yang lalu.
Namun dia kesal setelah mengetahui korban justru berselingkuh.
Dan yang lebih parahnya lagi korban selingkuh dengan ayah Zahiruddin sendiri.
"Saya sudah sekitar 9 bulan yang lalu pacaran sama dia (korban) tapi saya jengkel dia malah selingkuh dan selingkuhnya dengan bapak saya," ungkapnya.
"Awalnya niat saya baik mau ngasih tahu secara orang dewasa pilih bapak saya atau pilih saya tapi dia malah bentak-bentak," bebernya.
Zahiruddin menghabisi nyawa janda tiga anak itu sekira pukul 13.30 Wita.
Saat itu kondisi rumah kontrakan korban di Jl. Siaga RT 24 Kelurahan Damai Balikpapan Kota sedang sepi.
Sehingga dengan leluasa pelaku beraksi hingga menewaskan korban. (Tribunkaltim.co)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terjadi di Kalimantan, Ayah dan Anak Mencintai Wanita yang Sama, Nyawa pun Taruhannya, https://www.tribunnews.com/regional/2020/01/16/terjadi-di-kalimantan-ayah-dan-anak-mencintai-wanita-yang-sama-nyawa-pun-taruhannya?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/diborgol-anak_20150922_210535.jpg)