Berita Jambi

144 Izin Usaha Pertambangan di Provinsi Jambi di Didominasi IUP Batu Bara

144 Izin Usaha Pertambangan di Provinsi Jambi di Didominasi IUP Batu Bara

144 Izin Usaha Pertambangan di Provinsi Jambi di Didominasi IUP Batu Bara
Tribunjambi.com/Zulkifli
Kabid Pertambangan, Mineral dan Batubara Dinas ESDM Provinsi Jambi Novaizal Varia. Ada 144 Izin Usaha Pertambangan di Provinsi Jambi di Didominasi IUP Batu Bara 

144 Izin Usaha Pertambangan di Provinsi Jambi di Didominasi IUP Batu Bara

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi mencatat, hingga saat ini ada 144 memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Provinsi Jambi.

Kabid Pertambangan, Mineral dan Batubara Dinas ESDM Provinsi Jambi Novaizal Varia Utama mengatakan, dari 144 izin usaha tersebut, 134 nya merupakan perusahaan batubara. Sedangkan untuk mineral logam di biji besi ada 8 perusahaan dan emas 3 perusahaan.

"Itu tersebar di Kabupaten Bungo 30 IUP, Tebo 30 IUP, Sarolangun 33 IUP, Merangin 11 IUP, Muaro Jambi 14 IUP, Tanjung Jabung Barat 5 IUP, dan di Batanghari 21 IUP. Namun tidak semuanya beroperasi," papar Novaizal, Selasa (14/1/2020).

Keberadaan Stokpile Batu Bara PT KBPC yang Disoal, Begini Tanggapan Dinas ESDM Provinsi Jambi

Daerah Dirugikan, Perusahaan Perkebunan di Jambi Ternyata Tidak Semuanya Miliki IUP dan HGU

Menurut Novaizal, izin-izin tersebut bisa saja berkurang ditahun ini. Sebab, ada beberapa perusahaaan yang IUP nya akan segera berakhir.

Seperti dibulan Februari nanti pihaknya akan mengajukan ke dinas PTSP untuk mengakhiri IUP, sedangkan mengenai jumlah perusahaannya dia belum bisa memastikan.

"Tahun ini ada beberapa perusahaan yang mau habis IUP nya, untuk jumlahnya nanti tergantung hasil pengecekan. Tapi kalau untuk lama IUP nya, ya tergantung izin ditiap kabupaten. Karena ada yang 10, 15, dan 20 tahun, karena izin usaha produksi itu ditentukan jumlah cadangan," sampainya.

Tuntutan DPRD Bungo Terkait Lokasi Stockpile Batu Bara Dipindahkan Ini Tanggapan Kuasa Hukum PT KBPC

Fatal Menyukai Wanita di Foto Ini, Padahal Banyak Digandrungi Pria, Ini Fakta Aslinya Saat Lihat KTP

Terkait mekanisme pemberian IUP kata Novaizal, di tahun ini akan menggunakan sistem lelang.

"Bedanya nanti ditahun ini akan menggunakan lelang sesuai pedoman pelelangan pertambangan mineral dan batubara. Beberapa waktu lalu, sudah ada satu perusahaan menggunakan mekanisme lelang ini, tapi belum berhasil," jelasnya.

Menurut Novaizal, ada lima perusahaan yang sebelumnya sempat dilakukan penghentian sementara, yakni di Tebo satu perusahaan, Tanjung Jabung Barat dua perusahaan dan di Sarolangun ada dua perusahaan. Novaizal mengatakan saat ini sudah dipenuhi kewajibannya.

"Tersisa dua perusahaan lagi yaitu satu di Sarolangun dan satunya di Tanjung Jabung Barat, yang sedang dalam proses perbaikan," sebutnya.

Pemberhentian sementara ini kata Novaizal, terkait inspeksi yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu di lokasi pertambangan, dan didapati ada lima perusahaan yang berpotensi terjadinya pencemaran, kecelakaan, dan terganggunya fasilitas umum.

"Sebelumnya sudah ada sanksi administratif berupa teguran satu hingga ketiga. Proses perbaikan dipemberhentian sementara pun diberikan dalam waktu 60 hari kerja," pungkasnya.

144 Izin Usaha Pertambangan di Provinsi Jambi di Didominasi IUP Batu Bara (Tribunjambi.com/Zulkifli)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved