4 Penyakit Ini Miliki Ciri Sama dengan Diabetes, Rasa Lelah Luar Biasa dan Sering Merasa Lapar

Diabetes adalah salah satu penyakit yang banyak ditakuti oleh masyarakat karena tergolong sebagai penyakit yang berbahaya.

4 Penyakit Ini Miliki Ciri Sama dengan Diabetes, Rasa Lelah Luar Biasa dan Sering Merasa Lapar
AMR Image
Ilustrasi penyakit diabetes 

Hal inilah yang menjadi kesamaan antara gejala diabetes dan aterosklerosis.

Walaupun penyakit ini jarang sekali didengar, tetapi penyakit ini adalah penyakit yang cukup berbahaya.

Pembuluh darah yang mengeras dapat meningkatkan risiko penyumbatan darah dan menyebabkan peyakit jantung.

Berikut Ini Adalah 5 komplikasi penyakit diabetes dari yang paling ringan hingga berbahaya.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi dari yang paling ringan hingga yang paling serius, simak penjelasannya berikut ini.

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh gula darah yang tinggi dan dibiarkan terus-menerus.

Penyakit ini adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh banyak orang.

Hal ini disebabkan karena diabetes termasuk penyakit serius dan bisa mengancam nyawa.

Diabetes bisa berakibat fatal karena komplikasi yang ditimbulkannya.

Maka, orang dengan penyakit diabetes harus benar-benar menjaga gula darah dalam tubuh untuk menghindari komplikasi dan kemungkinan diabetes menjadi semakin parah.

Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi dari yang paling ringan hingga yang paling berat.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah komplikasi penyakit diabetes dari yang paling ringan hingga yang paling berat.

Ada Dugaan Racun di Tubuh Lina Eks Sule, Tim Ahli Forensik Polri Sebut Kemungkinan Itu Bisa Saja Ada

1. Gangguan gigi dan mulut

Kadar gula yang terlalu tinggi dapat menyebabkan infeksi dan berbagai masalah gigi dan mulut.

Hal ini disebabkan karena air liur juga mengandung gula alami.

Ketika kadar gula tidak terkontrol, maka glukosa pada air liur juga ikut naik.

Hal ini kemudian menyebabkan bakteri tumbuh dan berkembang di dalam mulut.

Banyaknya bakteri dalam mulut kemudian memicu pembentukan plak pada gigi, kemudian dapat menyebabkan berbagai masalah pada gigi dan mulut.

Kondisi yang sering dialami oleh penderita diabetes adalah radang gusi, penyakit gusi, mulut kering, hingga candidiasis.

Candidiasis adalah peradangan karena jamur pada mulut yang tidak terkendali.

Cara mencegah komplikasi pada gigi dan mulut untuk penderita diabetes adalah selalu menjaga kesehatan mulut dengan rajin sikat gigi.

2. Rambut rontok

Selain menyebabkan masalah pada gigi dan mulut, komplikasi diabetes juga dapat menyebabkan rambut rontok.

Rambut rontok yang disebabkan oleh diabetes mungkin terlihat ringan, tetapi hal ini dapat menyebabkan kebotakan..

Rambut rontok karena diabetes disebabkan kaena aliran darah menuju folikel rambut terhambat karena kerusakan pembuluh darah.

Folikel rambut yang kekurangan asupan oksigen yang dibawa darah maka akan memicu kerontokan pada rambut.

Selain itu, diabetes juga dapat mengganggu sistem kerja endokrin yang menghasilkan hormon androgen.

Hormon androgen berfungsi mengatur pertumbuhan rambut dan kesehatan folikel rambut.

Ketika sistem endokrin bermasalah, maka kesehatan folikel rambut pun ikut terpengaruh dan dapat menyebabkan rambut rontok.

3. Kerusakan saraf

Kerusakan saraf yang terjadi akibat penyakit diabeteas disebut dengan neuropati diabetik.

Gula darah yang tinggi dapat merusak saraf di tubuh, dan paling sering terjadi pada tangan dan kaki.

Kondisi ini menyebabkan kesemutan dan mati rasa pada jari-jaru tangan dan kaki.

• Gunakan Cara Berikut untuk Turunkan Risiko Diabetes Melitus 2

• 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula, Bantu Menurunkan Risiko Diabetes Hingga Kanker

Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan nyeri, kesemutan, kebas hingga sensasi terbakar.

Menurut American Academy of Family Physicians, 10 hingga 20 persen orang dengan penyakit diabetes mengalami nyeri saraf.

Kerusakan saraf juga dapat mempengaruhi mood dan menyebabkan stres.

4. Kerusakan mata

Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan mata.

Gejala yang pertama terjadi pada kerusakan mata akibat penyakit diabetes ini adalah pandangan kabur.

Hal ini hanya terjadi saat kadar gula dalam darah tinggi, dan akan sembuh dengan sendirinya ketika gula darah kembali normal.

Tetapi jika kadar gula darah terus tinggi, pembuluh darah kecil yang ada di belakang mata bisa rusak.

Kerusakan pembuluh darah ini bahkan sudah bisa terjadi sejak masa pra diabetes, atau ketika gula darah sudah di atas normal tetapi belum cukup tinggi untuk didiagnosis diabetes.

Pembuluh darah yang rusak kemudian mengeluarkan cairan dan dapat menyebabkan pembengkakan.

Retinopati diabetik, edema makula diabetik, glaukoma, dan katarak adalah empat penyakit mata yang biasa terjadi pada penderita diabetes.

5. Penyakit kardiovaskuler

Kondisi diabetes dengan kadar gula yang sangat tinggi dapat menyebabkan lemak menumpuk di dinding pembuluh darah.

Jika kondisi ini dibiarkan maka dapat menghambat sirkulasi darah dan menyebabkan aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

Hal ini sangat berbahaya karena bisa menimbulkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Menurut American Heart Association, mengatakan bahwa orang dengan diabetes memiliki risiko empat kali meninggal karena penyakit jantung.

Bahkan, AHA menganggap diabetes sebagai salah satu dari tujuh faktor risiko utama penyakit kardiovskuler seperti stroke dan jantung.

(TribunStyle.com/Anggie)

Makan Sepuasnya, 2020 Durian Akan Terhidang Gratis di Bungo Senin Malam, Ini Jadwalnya

VIDEO Viral Driver Ojek Online Mirip Reynhard Sinaga, Begini Penampakan Wajah, Netizen Sebut Hal Ini

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved