WIKIJAMBI Pantai Pasir Panjang Kerinci, Dulu Tempat Sampah Kini Jadi Wisata Beromset Ratusan Juta

BUMDesa Pantai Pasir Panjang menyulap tepian danau di Desa Tanjung Tanah, yang dahulunya sebagai tumpukan sampah menjadi pantai pasir panjang.

WIKIJAMBI Pantai Pasir Panjang Kerinci, Dulu Tempat Sampah Kini Jadi Wisata Beromset Ratusan Juta
Tribunjambi/Heru
Keindahan pantai pasir panjang Tanjung Tanah, Kerinci. 

WIKIJAMBI Pantai Pasir Panjang Kerinci, Dulu Tempat Sampah Kini Jadi Wisata Beromset Ratusan Juta

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Untuk menjadikan desa menjadi kaya raya, bukanlah perkara yang mudah. Butuh inovasi-inovasi dari pemerintah pesa dan pemuda terbaik, dari suatu desa.

Itulah yang dilakukan para pemuda dan pemudi Desa Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. Dibawah kepemimpinan Ketua BUMDesa Pantai Pasir Panjang, Tanjung Tanah, Zainal Abidin. Mereka mampu menyulap tepian danau di Desa Tanjung Tanah, yang dahulunya sebagai tumpukan sampah menjadi pantai pasir panjang Tanjung Tanah seperti halnya pantai pasir putih di berbagai lokasi.

Dengan ide yang cemerlang dari pemuda dan pemudi Desa Tanjung Tanah tersebut, tak tanggung-tanggung, mereka berhasil membuat Desa Tanjung Tanah menjadi kaya raya dengan omset ratusan juta pertahun.

Tak Selesai, Masalah Aset Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Diserahkan ke KPK

Rio Bawa Kemenangan Bungo di Laga Gubernur Cup 2020, Taklukkan Sarolangun dengan Skor Tipis 1-0

Alam Nur Tak Sadarkan Diri, Pemain Tanjab Timur Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Duel di Udara

Dikatakan pantai pasir panjang, dikarenakan di lokasi wisata Danau Kerinci terdapat pasir yang panjang hingga membentuk pantai. Bahkan saat ini, setiap harinya objek wisata dengan hamparan pasir putih di pinggir danau ini mampu menyulap ratusan wisatawan untuk mengunjunginya.

Ketua BUMDes pantai pasir panjang Tanjung Tanah, Zainal Abidin mengatakan, bahwa pantai pasir panjang Desa Tanjung Tanah ini aktif sejak Tahun 2018 lalu. Berkat kerjasama antara warga dengan Pemerintahan Desa setempat, dengan secara bergotong-royong untuk membuat tempat wisata baru.

"Warga secara gotong-royong menjadikan tempat wisata pasir panjang Desa Tanjung Tanah,” ujar Zainal.

Saat ini sebutnya, hampir setiap hari wisata ini selalu ramai pengunjung yang datang. Bahkan bukan saja wisatawan lokal, namun wisatawan dari luar daerah pun ramai mengunjungi.

Diakuinya, dalam satu tahun mereka mendapat omset hingga ratusan juta rupiah. Hal tersebut membuat mereka mendapat perhargaan, sebagai BUMDes terbaik di Kabupaten Kerinci.

“Tahun ini kita kendapat penghargaan dari Pemkab Kerinci,” ujarnya.

Melihat potensi wisata yang luar biasa ini, Pemerintahan Desa berencana akan mengusulkan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci untuk pembuatan gazebo, jalan pendesrian, termasuk tempat santai dan ibadah.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kerinci, mengakui bahwa pihaknya siap membantu untuk mengembangkan objek wisata pantai pasir panjang Tanjung Tanah tersebut.(pit)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved